Untuk jenazah Serda Hamdani, pada 23 Februari 2026 telah diberangkatkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan di Maros, Sulawesi Selatan.
“Jenazah Serda Hamdani telah diserahkan kepada keluarga dan sudah dimakamkan di Maros,” jelasnya.
Sementara itu, terkait informasi yang beredar mengenai adanya senjata yang dirampas dalam insiden tersebut, Kapendam menyatakan bahwa pihak Kodam masih melakukan investigasi lebih lanjut.
Kondisi lokasi kejadian yang hangus terbakar menjadi kendala dalam proses pemeriksaan sehingga membutuhkan pendalaman secara detail.
“Saat ini masih dilakukan investigasi untuk memastikan apakah terdapat senjata yang ikut dirampas dalam kejadian tersebut. Kami tidak ingin berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan selesai,” tegasnya.
Pasca kejadian, aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik rawan di wilayah Nabire dan sekitarnya. Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan serta memburu para pelaku yang bertanggung jawab atas aksi pembakaran tersebut.
Peristiwa ini kembali menambah daftar gangguan keamanan di wilayah Papua Tengah, khususnya di daerah yang memiliki aktivitas perusahaan dan proyek pembangunan.
Hingga kini, situasi di Distrik Makimi dilaporkan dalam kondisi terkendali meski aparat tetap bersiaga penuh. Proses penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku masih terus berlangsung. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…
DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…