Categories: METROPOLIS

Festival Imlek Perkuat Toleransi dan Perkembangan UMKM

Wawalkot: Ini Bukti Warga Kota Mampu Hidup Dalam Keberagaman

JAYAPURA-Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Jayapura menggelar Festival Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026 yang dipusatkan di Papua Trade Center Entrop, Selasa (24/2).

Kegiatan yang berlangsung selama delapan hari, mulai 24 Februari hingga 3 Maret 2026 ini, tidak hanya menjadi ajang perayaan Tahun Baru Imlek, tetapi juga menjadi wadah mempererat toleransi serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Cristian Sohilait, mengatakan festival Imlek ini menjadi ruang pembelajaran bersama tentang keberagaman budaya, agama, dan suku, khususnya budaya masyarakat Tionghoa yang ada di Jayapura.

“Dari kegiatan ini kita bisa mengenal berbagai hal yang berkaitan dengan budaya, agama, suku, dan kebudayaan lainnya, khususnya masyarakat Tionghoa di Jayapura. Kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, turut memberikan apresiasi kepada PSMTI Kota Jayapura atas penyelenggaraan festival yang melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kami memberikan apresiasi karena mereka banyak mengundang pengusaha UMKM untuk terlibat langsung selama delapan hari pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Rustan Saru.

“Ini memberi ruang kepada masyarakat untuk berbelanja sekaligus menyiapkan usaha mereka agar dapat menambah penghasilan,” katanya.

Ia berharap ke depan kegiatan serupa dapat semakin diperkuat melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kota Jayapura. Menurutnya, perayaan Imlek yang berlangsung beriringan dengan momentum keagamaan lainnya menunjukkan bahwa masyarakat Kota Jayapura mampu hidup dalam keberagaman.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

5 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

6 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

7 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

8 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

9 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

10 hours ago