“Di kota ini kita berbeda keyakinan, berbeda suku, agama, dan budaya, tetapi kita bisa bersatu dalam satu rangkaian kegiatan yang penuh kebersamaan,” tambahnya.
Ketua PSMTI Kota Jayapura, Tedi Purwanto, menjelaskan bahwa Festival Imlek 2577 mengusung tema Harmoni Imlek Nusantara. Kegiatan tersebut diikuti oleh 36 tenant UMKM, baik yang menyediakan produk halal maupun non-halal.
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Jayapura yang telah memberikan ruang bagi kami untuk mengekspresikan dan melestarikan budaya Tionghoa di kota ini,” ungkapnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…