Categories: BERITA UTAMA

Kegagalan Komunikasi, Ketika Sistem tidak Berbicara dan Nyawa yang Menjawab

JAYAPURA-Tragedi kemanusiaan yang mengguncang hati masyarakat Papua, belakang ini masih menjadi perbincangan hangat. Lantaran seorang ibu hamil bernama Irene Sokoy harus menghembuskan napas terakhir di dalam mobil setelah ditolak oleh empat rumah sakit di kabupaten dan kota Jayapura.

Peristiwa ini pun menimbulkan amarah di tengah masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Kota Jayapura dan Papua pada umumnya. Tak sedikit masyarakat melampiaskan amarahnya kepada tenaga kesehatan yang bertugas saat itu terutama para perawat dan dokter.

Menanggapi Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Papua, dr.Apter E Patai SpOG SubSp-FER menyebut empat rumah sakit menolak bukan hanya karena kapasitas atau administrasi tetapi, ada kesenjangan komunikasi yang fatal.

“Ia bukan sekadar pasien ia adalah seorang ibu, seorang istri, seorang perempuan Papua yang membawa harapan kehidupan baru dalam kandungannya,” ucap dr.Apter dalam keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (24/11).

Jelasnya dalam momen kritis seperti itu, bukan hanya nyawanya yang hilang, tetapi juga empati hilang serta komunikasi runtuh dan sistem pelayanan gagal. Lanjutnya menjelaskan kegagalan komunikasi, ketika sistem tidak berbicara dan nyawa yang menjawab.

Menurutnya kejadian yang terjadi beberapa lalu itu disebabkan, tidak ada koordinasi cepat antar RS, tidak ada jalur komunikasi emergensi yang aktif dan tidak ada penjelasan yang manusiawi kepada keluarga, serta tidak ada satu suara yang berkata, “Bawa dia ke sini dulu, kita lihat dulu, kita bantu dulu”.

“Dalam pelayanan kesehatan, komunikasi bukan sekadar informasi. Komunikasi adalah nyawa. Ketika komunikasi hancur, manusia bisa kehilangan kesempatan hidup,” terang dokter.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Perkebunan Sawit Akan Terus Dikembangkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…

8 hours ago

Tak Lagi Sibuk Kejar Target Retribusi, Hanya Atur Angkot Supaya Tertib dan Rapi

Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…

11 hours ago

Polsek Kuala Kencana Ringkus Pelaku Penganiayaan di Jalan Mayon

Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…

13 hours ago

Soal Rusunawa Waena, Tunggu Koordinasi dengan Rektor

Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…

14 hours ago

Pelayanan Pendidikan dan Bansos Harus Tepat Sasaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…

15 hours ago

73.928 Batang Rokok dan 97,92 liter Miras Ilegal Dimusnahkan

Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…

16 hours ago