Seluruh barang bukti kini telah diamankan untuk diserahkan kepada pihak berwenang guna proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, kebun ganja di lokasi kejadian langsung dimusnahkan agar tidak dimanfaatkan kembali.
Penemuan ini menjadi bukti nyata bahwa peredaran narkotika telah menyasar wilayah perbatasan yang rawan dan sulit dijangkau. Kehadiran Satgas Yonif 751/VJS bersama unsur gabungan TNI lainnya disebut sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat, baik dari ancaman fisik maupun sosial yang tersembunyi di wilayah perbatasan RI–PNG.
“Dengan terbongkarnya kebun ganja tersebut, kami berharap dapat memutus jaringan peredaran narkoba di wilayah pegunungan Papua. Upaya ini juga menjadi peringatan keras bagi para pelaku agar tidak menjadikan wilayah perbatasan sebagai lahan bisnis ilegal yang merugikan bangsa,” pungkasnya (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…