Seluruh barang bukti kini telah diamankan untuk diserahkan kepada pihak berwenang guna proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, kebun ganja di lokasi kejadian langsung dimusnahkan agar tidak dimanfaatkan kembali.
Penemuan ini menjadi bukti nyata bahwa peredaran narkotika telah menyasar wilayah perbatasan yang rawan dan sulit dijangkau. Kehadiran Satgas Yonif 751/VJS bersama unsur gabungan TNI lainnya disebut sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat, baik dari ancaman fisik maupun sosial yang tersembunyi di wilayah perbatasan RI–PNG.
“Dengan terbongkarnya kebun ganja tersebut, kami berharap dapat memutus jaringan peredaran narkoba di wilayah pegunungan Papua. Upaya ini juga menjadi peringatan keras bagi para pelaku agar tidak menjadikan wilayah perbatasan sebagai lahan bisnis ilegal yang merugikan bangsa,” pungkasnya (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…
Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…