

Provinsi Papua PSU, BTM Cari Pengganti Yeremias
JAYAPURA – Drama politik di Provinsi Papua mencapai puncaknya setelah Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya mengeluarkan Amar Putusan No. 304/PHPU.GUB-XXIII/2025 Terkait sengketa Pilkada Provinsi Papua. Dalam putusan yang dibacakan oleh sembilan Hakim Konstitusi, MK memutuskan untuk mengabulkan sebagian permohonan pemohon dan memerintahkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tahun 2024.
Keputusan ini secara otomatis membatalkan hasil Pilkada Papua yang sebelumnya ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, yang memenangkan kandidat Benhur Tommy Mano-Yermias Bisai. Tidak hanya itu, MK juga mendiskualifikasi Calon Wakil Gubernur dari Pasangan Calon Nomor Urut 1, Yermias Bisai, dari kepesertaan dalam Pilgub Papua 2024.
Dalam amar putusannya, MK memerintahkan KPU Provinsi Papua untuk segera melaksanakan PSU dengan tetap menggunakan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Pindahan, dan Daftar Pemilih Tambahan yang digunakan pada pemungutan suara tanggal 27 November 2024. PSU ini hanya akan diikuti oleh pasangan calon Matius Fakhiri dan Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen serta pasangan calon baru yang diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik, dengan catatan tanpa keikutsertaan Yermias Bisai.
Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…
Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…
Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menilai pernyataan Presiden Prabowo tersebut mencerminkan harapan rakyat…
Di sisi lain, Palestina sama sekali tidak dilibatkan dalam proses konsultasi sejak awal pembentukan Board…
Surat yang ditulis dalam bahasa Ngada itu berisi pesan agar sang ibu merelakan kepergian korban,…
“Amar putusan, mengadili, menyatakan permohonan tidak dapat diterima,” ujar Suhartoyo saat membacakan putusan. Dalam pertimbangannya,…