Categories: BERITA UTAMA

Sentani Darurat Sampah

JAYAPURA – Dipalangnya jalan masuk menuju lokasi Tempat Pembuangan Akhir , Waibron memberi dampak lingkungan yang serius untuk Kota Jayapura. Tumpukan sampah di jantung Kota Sentani terus menumpuk bahkan ada yang berada di pinggir jalan protokol. Ini membuat kondisi semakin tidak nyaman dan mulai dikeluhkan.

Belum lagi kebiasaan masyarakat yang masih konsumtif dan membuang sembarang sehingga mengakibatkan sampah makin sulit dikendalikan. Sentani darurat sampah. Lokasi TPA Waibron sendiri dipalang sejak Sabtu (21/12). Kondisi ini diperparah dengan warga yang melihat sampah tak kunjung diangkat akhirnya warga justru ikut-ikutan membuang ditumpukan yang berserakan.

Satu yang paling nampak adalah di depan ruko Senyum 5000 Hawai dimana dari pembuangan sampah di tengah jalan ini nyata mengganggu aktivitas kendaraan yang lewat, karena sulit lewat, kemudian menggangu kenyamanan warga karena dampak bau yang menyengat.

  Adanya tindakan yang dilakukan warga tersebut, menurut Ketua Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Kabupaten Jayapura, Menase Bernard Taime tak lepas dari akses yang sedang ditutup. Namun dikatakan hal – hal begini sepatutnya sudah bisa diantisipasi jauh-jauh hari.  mengingat TPS di Doyo Lama sudah ditutup tidak lagi aktif.
“Apakah masalah jalan menuju TPA Waibron sudah diselesaikan atau belum karena ini bisa menjadi bom waktu seperti saat ini, mau memasuki natal dan tahun baru akhirnya pemilik hak ulayat sepakat melakukan pemalakan dan dampaknya akhirnya ke masyarakat maupun pemerintah sendiri,” jelas Menase.

Menurutnya, hal urgent seperi masalah sampah harus segera dicarikan solusi mengingat bisa menimbulkan protes warga jika pemerintah membiarkan. Namun yang terpenting adalah bagaimana akses dibuka lebih dulu.  “Sebagai ketua aktivis PPLH Kabupaten Jayapura ini perlu segera menyelesaikan permasalahan ini karena dirugikan adalah masyarakat, padahal Kabupaten Jayapura adalah Kabupaten tertua kenapa dalam hal menyelesaikan suatu masalah selalu berlarut-larut, tidak ada tindakan solutif dan bijak dalam setiap mengatasi sebuah masalah,”ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Di Timika, Bocah Dititip Malah Dicabuli

​​Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…

2 hours ago

Demi Kepastian Hukum Undang-undang TNI Harus Direvisi

Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…

3 hours ago

DPD PDIP Papua Tegas Tolak MBG, PSN, dan Kopdes

Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…

9 hours ago

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

2 days ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

2 days ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

2 days ago