Categories: BERITA UTAMA

Giliran DPR Papua Angkat Suara

Akan Panggil Direktur Empat Rumah Sakit yang Tak Berikan Pelayanan

JAYAPURA– Meninggalnya Irene Sokoy, seorang ibu hamil asal Kampung Hobong, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Irene Sokoy, bersama bayi dalam kandungannya pada Selasa (18/11), masih menjadi catatan berbagai piihak. Jika sebelumnya gubernur, Matius Fakhiri menyampaikan akan mengganti direktur rumah sakit, kali ini sorotan dari DPR Papua.

Irene dan bayi dalam kandungannya meregang nyawa setelah mendapat penolakan layanan medis dari sejumlah rumah sakit di Kabupaten Jayapura maupun Kota Jayapura. Ia harus menjalani rujukan berulang, dari RSUD Yowari ke RS Dian Harapan, kemudian ke RSUD Abepura, hingga akhirnya ke RS Bhayangkara. Namun sepanjang proses itu, ia tidak mendapatkan penanganan medis memadai hingga akhirnya meninggal dunia pada Senin (17/11) sekitar pukul 05.00 WIT.

“Kami akan panggil rumah sakit satu per satu untuk mendengar langsung alasan mereka. Mengapa mereka menolak? Kami tidak bisa berasumsi tanpa keterangan,” tegas Ketua DPR Papua, Denny Hennry Bonai, melalui keterangan tertulis Minggu (23/11).

Menurutnya, penolakan pasien terlebih ibu hamil dalam kondisi darurat merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun.

“Harusnya tangani dulu. Ini menyangkut nyawa manusia,” ujarnya. Denny menegaskan DPR Papua mendukung penuh langkah eksekutif yang akan melakukan evaluasi total terhadap sistem layanan kesehatan, terutama di rumah sakit milik Pemprov seperti RSUD Jayapura, RSUD Abepura, dan RS Jiwa.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

57 minutes ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

2 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

3 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

4 hours ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

5 hours ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

6 hours ago