Selain itu, Barto juga menekankan bahwa program pelatihan di BLK umumnya diberikan secara gratis dan telah terstandarisasi, termasuk adanya sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut menjadi nilai tambah bagi peserta karena kompetensinya diakui secara nasional.
Wacana pengusulan pembangunan BLK ini, lanjutnya, merupakan hasil diskusi internal bersama jajaran Komisi D DPRK Kota Jayapura setelah melihat langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami melihat langsung manfaat dan fungsi BLK. Ini menjadi referensi penting untuk merencanakan usulan pembangunan BLK di Kota Jayapura,” tambahnya.
Dengan adanya rencana tersebut, DPRK berharap Pemerintah Kota Jayapura dapat segera mengambil langkah konkret dalam menghadirkan fasilitas pelatihan kerja yang representatif.
Kehadiran BLK diharapkan mampu menciptakan SDM yang unggul, produktif, dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…