

JAYAPURA- Kodam XVII/Cenderawasih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan pesawat CASA CN bernomor lambung A-2909 milik TNI AU di atas Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (23/3) sekira pukul 08.50 WIT.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasaih Kol Cpl Eko Daryanto menyebutkan, anggota di lapangan masih melakukan pengejaran terhadap kelompok ini. Pengejaran dilakukan guna penegakan hukum.
“Kita lakukan pengejaran sehingga mengetahui siapa yang melakukan penembakan yang membuat lima lubung bekas tembakan terlihat di bagian sayap kanan pesawat. Pesawat ditembaki saat berada di ketinggian 4800 feet di atas Distrik Serambakon saat hendak menuju Bandara Oksibil,” jelas Eko saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Rabu (25/3).
Dirinya menduga pelaku penembakan adalah orang-orang yang menemukan senjata milik korban jatuhnya helikopter Mi-17 milik AD yang hilang pada Juni tahun 2019. Dimana bangkai helikopter ditemukan di Pegunungan Mandala, Distrik Oksob pada Februari tahun 2020.
“Dugaan kami yang melakukan penembakan orang-orang yang di sekitar lokasi itu. Namun ini perlu pendalaman anggota di lapangan,” jelasnya.
Pasca penembakan pesawat milik TNI AU, Eko menyebut pengamanan di Bandara Oksibil diperketat. Sementara untuk aktivitas pendistribusian logistik kepada anggota tetap berjalan seperti biasa.
“Untuk kewaspadaan ditingkatkan, mau itu ada kejadian ataupun tidak ada kejadian anggota selalu waspada. Itu sudah protap di lapangan. Siap siaga, waspada dengan segala kemungkinan sudah menjadi protap satuan dan anggota yang tergelar dimanapun bertugas,” ucapnya.
Terkait dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang mengklaim bertanggung jawab atas penembakan pesawat milik TNI AU. Eko enggan menanggapi hal itu.
“Silakan saja mereka mengklaim melakukan penembakan, namun kita akan pastikan dulu di lapangan. Kelompok inikan selalu begini,” kata Eko.
Dirinya juga membantah bahwa adanya pengiriman pasukan di Pegunungan Bintang. Sebab pesawat CASA CN bernomor lambung A-2909 milik TNI AU saat itu mengantar bahan makanan untuk anggota yang ada di Pegunungan Bintang. (fia/nat)
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…