Massa juga meminta kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR-RI segera hentikan PSN di Merauke dan seluruh tanah Papua. Serta meminta segera menarik militer organic maupun non organic yang dipekerjakan sebagai tenaga kerja di lokasi PSN di Merauke dan seluruh Tanah Papua.
Massa aksi juga mengutuk keras atas tindakan militer yang meneror masyarakat adat. “Milter stop melakukan tindakan-tindakan yang mengacaman masyarakat adat,” beber Yul. Untuk diketahui adapun aksi tersebut dilakukan mulai pukul 08.00-13.00 WIT. Adapun aksi dilakukan dengan pengawasan ketat dari aparat keamanan Polresta Jayapura Kota dan Brimob Polda Papua. Usai berorasi, massa pun membubarkan diri. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sejumlah pedagang ikan mengaku kenaikan harga terjadi akibat terbatasnya pasokan ikan. Selain faktor cuaca ekstrem…
Meski tidak mencetak gol, namun Ramai sepanjang laga tampil sangat baik. Termasuk menyumbangkan satu asisst.…
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Waropen, Yulius Kodo,…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH , MH menekankan bahwa tahun 2025 merupakan tahun transisi dan…
Menhan Sjafrie dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pemberian KPLB merupakan bentuk perhatian pimpinan TNI terhadap…
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jayapura sekaligus Ketua Panitia Lomba Pondok Natal, Mustafa, mengatakan…