Massa juga meminta kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR-RI segera hentikan PSN di Merauke dan seluruh tanah Papua. Serta meminta segera menarik militer organic maupun non organic yang dipekerjakan sebagai tenaga kerja di lokasi PSN di Merauke dan seluruh Tanah Papua.
Massa aksi juga mengutuk keras atas tindakan militer yang meneror masyarakat adat. “Milter stop melakukan tindakan-tindakan yang mengacaman masyarakat adat,” beber Yul. Untuk diketahui adapun aksi tersebut dilakukan mulai pukul 08.00-13.00 WIT. Adapun aksi dilakukan dengan pengawasan ketat dari aparat keamanan Polresta Jayapura Kota dan Brimob Polda Papua. Usai berorasi, massa pun membubarkan diri. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Deputi Executive Vice President Regional VI Makassar Area Papua Maluku, Alex Nitalessy, mengatakan penyaluran dilakukan…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan…
Promo bertajuk “Promo Harpelnas” tersebut ditujukan bagi pelanggan setia Honda dengan menawarkan potongan harga, cashback…
Langkah tegas namun humanis ini diambil sebagai bentuk respon cepat kepolisian dalam meminimalisir potensi…
Pesatnya arus modernisasi dan keterbukaan informasi di era digital membawa dampak ganda bagi kehidupan masyarakat,…