Massa juga meminta kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR-RI segera hentikan PSN di Merauke dan seluruh tanah Papua. Serta meminta segera menarik militer organic maupun non organic yang dipekerjakan sebagai tenaga kerja di lokasi PSN di Merauke dan seluruh Tanah Papua.
Massa aksi juga mengutuk keras atas tindakan militer yang meneror masyarakat adat. “Milter stop melakukan tindakan-tindakan yang mengacaman masyarakat adat,” beber Yul. Untuk diketahui adapun aksi tersebut dilakukan mulai pukul 08.00-13.00 WIT. Adapun aksi dilakukan dengan pengawasan ketat dari aparat keamanan Polresta Jayapura Kota dan Brimob Polda Papua. Usai berorasi, massa pun membubarkan diri. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Penganugerahan Tanda Kehormatan tersebut diberikan kepada 114 orang termasuk diantaranya Menteri Pertanian RI Dr. Ir.…
‘’Dengan anggaran yang sangat terbatas, sulit bagi kita untuk melaksanakan 28 program itu sehingga kita…
Menurut Gubernur, mekanisme penyampaian keluhan telah tersedia secara jelas di setiap fasilitas kesehatan, mulai dari…
Sanksi paling berat yang akan dijatuhkan adalah pencabutan izin trayek. Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang…
Sebelum latihan dimulai, pelatih Rahmad Darmawan memperkenalkan Alexsandro kepada seluruh punggawa tim. Di hadapan nama-nama…