“Apabila dalam beberapa hari ke depan tidak ada langkah pertanggungjawaban konkret dari pihak kepolisian, BEM Uncen menegaskan akan melakukan konsolidasi dan mobilisasi massa dalam skala lebih besar menuju Mapolda Papua dan Mapolresta Jayapura Kota,” tegas Yuluku.
Sebelumnya, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen membantah tuduhan bahwa aparat kepolisian melepaskan tembakan terhadap massa aksi. Polisi mengklaim penanganan aksi murni menggunakan alat pengendali massa non-lethal berupa pelontar gas air mata (laras licin) dan water cannon. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…
Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…
Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…
Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…
Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…