“Apabila dalam beberapa hari ke depan tidak ada langkah pertanggungjawaban konkret dari pihak kepolisian, BEM Uncen menegaskan akan melakukan konsolidasi dan mobilisasi massa dalam skala lebih besar menuju Mapolda Papua dan Mapolresta Jayapura Kota,” tegas Yuluku.
Sebelumnya, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen membantah tuduhan bahwa aparat kepolisian melepaskan tembakan terhadap massa aksi. Polisi mengklaim penanganan aksi murni menggunakan alat pengendali massa non-lethal berupa pelontar gas air mata (laras licin) dan water cannon. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…
Setiap empat jam sekali, alarm sunyi di benak Rizki berdering. Tidak peduli matahari baru merayap…
Perwakilan masyarakat adat Kampung Nafri, Kristison Hanuebi, mengatakan, pihaknya telah dua kali mengikuti upaya fasilitasi…
Berkurangnya volume penerbangan baik pesawat cargo dan penumpang dalam satu pekan terakhir berdampak ketahanan stok…
Mahkamah memberikan tenggat waktu paling lama dua tahun untuk melakukan perubahan terhadap undang-undang tersebut sejak…
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Bambang Budiandoyo, menyatakan terkait dengan kondisi Kabut asap di…