Categories: BERITA UTAMA

ULMWP Menyambut Baik Komentar Wakil PM Vanuatu

JAYAPURA – Presiden Sementara United Liberation Movment For West Papua (ULMWP) Benny Wenda  mengatakan menyambut baik komentar Wakil PM Vanuatu selama kunjungan ke Indonesia.

“Atas nama ULMWP, saya menyambut baik komentar Wakil Perdana Menteri Vanuatu Jotham Napat tentang West Papua selama kunjungan diplomatiknya baru-baru ini ke Indonesia,” kata Wenda kepada Cenderawasih Pos, Jumat, (23/6).

Dikatakan, Dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, dimana Napat menegaskan kembali komitmennya bahwa dengan Melanesia Way atau cara Melanesia,  Mendengar kata-kata ini, ia mengaku teringat pada bapak pendiri Vanuatu, Walter Lini, yang mengatakan bahwa ‘Vanuatu tidak akan sepenuhnya bebas sampai semua Melanesia bebas dari penjajahan termasuk West Papua dan Kanaky.

“Cara Melanesia (Melanesia Way) telah ditunjukkan dalam keanggotaan penuh dari Melanesian Spearhead Group (MSG) yang diperluas ke FLNKS, meskipun mereka mewakili orang Melanesia daripada negara Melanesia,” kata Wenda.

Hal ini Kata Benny Wenda  juga ditunjukkan dalam pendekatan Papua Nugini ke Bougainville, di mana Perdana Menteri Marape menunjukkan keberanian moral yang sejati dengan menawarkan referendum dan menghormati hak mereka untuk menentukan nasib sendiri.

“Vanuatu selalu menunjukkan keberanian yang sama dalam mendukung kemerdekaan West Papua. Dengan merujuk pada cara-cara Melanesia (Melanesia Way) dalam konferensi pers bersama, Wakil PM, Mr. Napat menyampaikan pesan Musa kepada Pharaoh atau Firaun Indonesia biarkan bangsaku pergi,” jelasnya.

Sebagai orang West Papua kata Wenda Rakyat Papua juga berkomitmen pada nilai-nilai Melanesia.

“Inilah sebabnya kami beralih ke keluarga Melanesia kami untuk mencari keanggotaan penuh MSG. Dalam perannya sebagai Ketua Melanesian Spearhead Group (MSG), Vanuatu dengan teguh mendukung keanggotaan penuh ULMWP.

Pada saat genting ini, kami membutuhkan semua pemimpin Melanesia untuk menunjukkan komitmen yang sama, dan membantu membawa pulang West Papua ke keluarga Melanesianya. Indonesia harus menghormati Vanuatu dan negara-negara Melanesia lainnya dengan mengizinkan pemenuhan mimpi selama puluhan tahun ini,” katanya.

“Menyelesaikan masalah West Papua dengan cara Melanesia (Melanesia Way) pertama-tama membutuhkan pengakuan ULMWP sebagai anggota penuh MSG. Hanya dengan begitu kita dapat mewakili diri kita sendiri sebagai orang Melanesia, sebagai orang Papua, dan setara dengan Indonesia  dan Ini adalah langkah pertama menuju solusi damai,” katanya, (oel).

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Wanita Korban Penembakan OPM Akhirnya Ditemukan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…

2 hours ago

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

4 hours ago

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

6 hours ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

12 hours ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

14 hours ago

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 days ago