Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan mengatakan aksi OPM tersebut adalah tindakan biadab tidak berprikemanusiaan dan melanggar HAM.
“Apa yang dilakukan sangat tidak manusiawi. Warga sipil seenaknya ditembak dan dibantai begitu jadi tidak heran jika masyarakat kini menyebut OPM adalah penjahat kemanusiaan,” singkat Candra.
Kapendam juga belum banyak mendapatkan informasi namun dikatakan saat ini anggota TNI Polri di Sinak mulai mendekati TKP untuk mengumpulkan data di lapangan. “Untuk jenasah saat ini kedua korban meninggal dunia dan masih berada di tempat kejadian dan belum dievakuasi,” imbuhnya.
Aparat juga masih mengalami kendala mendatangi TKP mengingat jarak dari Mapolsek Sinak ke TKP terkendala lantaran aKses jembatan yang putus. “Segera teman – teman di lapangan merapat. Doakan saja bisa dievakuasi,” tutup Candra. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…
‘’Selama ini jarang anak-anak kita orang asli Papua yang masuk ke Akmil, Akpol maupun sekolah…
Dewan Pengurus Partai Golkar Papua Selatan melakukan percepatan melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.…
‘’Untuk anak tidak sekolah ini, kita dorong melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua, pemerintah kabupaten,…
Bagi Yani, memberikan rasa aman kepada warga adalah harga mati, meski kini ia harus mengandalkan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…