

Anum Siregar (foto: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Aliansi Demokrasi untuk Papua (ALDP) memiliki catatan tersendiri terkait dengan peta kerawanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tanah Papua khususnya Provinsi Papua. Ini berdasarkan pemantauan yang dilakukan ALDP pada Pemilu lalu dan berpotensi akan terjadi di Pilkada mendatang, diantaranya penghitungan surat suara dilakukan secara tertutup maupun penghitungan dilakukan di tempat yang berbeda dengan tempat pemungutan suara.
Juga penghitungan suara dikendalikan orang tertentu misalkan kepala kampung dan peserta Pemilu yang membawa lari kotak suara.
“Pelanggaran-pelanggaran di Pemilu kemarin berpotensi terjadi juga terjadi di Pilkada mendatang,” kata Direktur ALDP, Latifah Anum Siregar, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (20/9). Bahkan Anum menyebut, banyak sekali daerah daerah di Papua yang mengalami konflik saat Pemilu.
“Tingkat distrik itu paling rawan sekali, juga politik identitas, agama dan sara kerap dimainkan. Ditambah lagi dengan politik uang yang merupakan pelanggaran paling sering dalam Pemilukada,” ucapnya.
Page: 1 2
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…