Categories: BERITA UTAMA

Isu Nikel Mencuat, Pemkab Nyatakan Belum Tahu

SENTANI – Persoalan nikel ternyata tidak hanya terjadi di Pulau Gag, Raja Ampat. Kabupaten Jayapura yang memiliki Gunung Cycloop dikabarkan juga dilirik oleh perusahaan untuk menamamkan investasi tambang nikel.

Terkait ini sejumlah pemuda di Kabupaten Jayapura spontan menyatakan penolakan. Penolakan tersebut dilakukan dengan aksi demo langsung di kantor bupati. Demo ini dilakukan oleh Forum Pemuda dan Masyarakat Peduli Cycloop (FPMPC), Senin (21/7).

Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, dirinya bersama Wakil Bupati Jayapura belum mengetahui terkait pembangunan tambang nikel tersebut. “Isu memang banyak, tetapi pastinya kami tidak tau persis lokasinya ada dimana, kami pemerintah tidak pernah didatangi oleh perusahaan untuk membahas terkait tambang tersebut,” katanya kepada wartawan,

Bupati menjelaskan, pada prinsipnya jika masyarakat menolak pembangunan tambang tersebut, sebagai pemerintah pihaknya pasti mendukung keputusan masyarakat.

“Kami pasti ikut apa saja yang diputuskan oleh masyarakat, jangan membangun sesuatu yang masyarakat tidak suka,” jelasnya lagi.

Menurut Yunus, jika semua pekerjaan tambang bisa sampai terlaksana, itu berdasarkan dengan didukung oleh masyarakat, jika rakyat tidak setuju kenapa harus dipaksakan.

“Tambang nikel di Kabupaten Jayapura sampai saat ini masih sebatas isu.Selama masyarakat tidak setuju maka kami Bupati dan Wakil Bupati Jayapura tidak akan mengizinkan pembukaan tambang apapun,” pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan aksi, Yohanis Somisu, menyampaikan bahwa rencana eksploitasi tambang nikel di kawasan Cycloop adalah ancaman nyata terhadap ekosistem, budaya, dan kehidupan masyarakat adat.

“Kami pemuda dan masyarakat adat menolak tegas tambang nikel di Cycloop. Gunung ini bukan tanah kosong, kami ingin mendengar langsung penjelasan dari Pemerintah Kabupaten Jayapura terkait tambang tersebut,” katanya.

Dalam orasi yang dilakukan FPMPC, ada lima poin tuntutan yang disampaikan langsung kepada yaitu menolak dengan tegas segala bentuk eksploitasi tambang nikel di kawasan Cagar Alam Cycloop, kedua, menuntut transparansi peta potensi tambang di wilayah Kabupaten Jayapura, ketiga, meminta pemerintah menghentikan semua bentuk negosiasi terkait tambang, keempat meminta pemerintah daerah dan pusat menghentikan upaya eksploitasi tambang nikel di Gunung Cycloop dan kelima mendesak penyelesaian pemetaan batas wilayah Cycloop agar tidak disusupi investasi tambang. (ana/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

5 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

7 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

8 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

9 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

10 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

11 hours ago