Categories: BERITA UTAMA

Dua Menteri Dituding Ikut Merusak Papua

JAYAPURA – Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP) Kota studi Jayapura kembali turun ke jalan meminta pemerintah menghentikan investasi dan pendoropan pasukan militer masuk di Tanah Papua. Hanya saja jika selama ini aksi dengan isu serupa umumnya diikuti ratusan orang dan dianggap mengkhawatirkan namun pada aksi siang ini hanya terlihat beberapa orang.

Bentuk protes tersebut dilakukan di Lingkaran Abepura sambil membawa poster beragam tulisan, di antaranya: Salibkan Natalis Pigai dan Bahlil, Kami bisa hidup tanpa investasi, Lawan ketidakadilan di tanah ini, Kami Makan Sagu, Ubi Bukan Sawit hingga mempertanyakan apakah Menteri HAM masih tidur di hotel bintang lima kah?.

Kepada Cenderawasih Pos penangung jawab aksi Arius Siep (21) mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai bentuk sikapa moral dan politik, terhadap situasi kemanusiaan di Tanah Papua saat ini. Menurutnya pendoropan militer serta masuknya investasi yang terus terjadi di Tanah Papua oleh pemerintah pusat merupakan suatu bentuk penjajahan secara langsung kepada masyarakat Papua.

“Ini adalah bentuk penjajahan secara tidak langsung kepada masyarakat Papua. Kenyataannya masih banyak kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di tanah ini (Papua),” kata Arius Siep. Dikatakan bahwa investasi saat ini di tanah Papua tidak untuk membuat orang Papua bahagia, tetapi untuk menindas.

Karena itu ia menilai, kehadiran perusahaan justru mengancam masa depan masyarakat Papua. Karena itu, mahasiswa menegaskan sikap penolakan terhadap investasi yang dianggap hanya membawa kerugian sosial maupun lingkungan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Miris Siswa SD di Ngada NTT Diduga Tewas Gantung Diri

Surat yang ditulis dalam bahasa Ngada itu berisi pesan agar sang ibu merelakan kepergian korban,…

59 minutes ago

MK Tolak Gugatan Legalisasi Nikah Beda Agama

“Amar putusan, mengadili, menyatakan permohonan tidak dapat diterima,” ujar Suhartoyo saat membacakan putusan. Dalam pertimbangannya,…

2 hours ago

PPATK Catat Transaksi Judol Menyusut dari Rp 359 Triliun jadi Rp 286 Triliun

Meski begitu, aktivitas judi online masih melibatkan sekitar 12,3 juta orang yang melakukan deposit melalui…

3 hours ago

Mulai 2026 Dana Pensiun Tidak Ditanggung Full

Artinya, aparatur negara mulai “menabung” untuk pensiun mereka sendiri melalui iuran yang dikelola secara berkelanjutan.…

4 hours ago

Ganggu Bandara Bilogai, Tim Gabungan Perketat Penjagaan

Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran akses transportasi udara dan distribusi logistik bagi masyarakat di…

5 hours ago

Yahukimo Mencekam, KKB Muda Tebar Ancaman

Rentetan kekerasan itu memuncak pada Senin (2/2), ketika Daniel Datti, SE (41), seorang pekerja mebel…

6 hours ago