Categories: BERITA UTAMA

Belasan Orang Hilang Hingga November 2024

MIMIKA – Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika mencatat, sejak Januari hingga November 2024 telah terjadi 25 kejadian musibah baik kecelakaan laut maupun bencana alam di Kabupaten Mimika.  Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y. Batlajery menerangkan, atas kejadian tersebut, belasan korban dinyatakan hilang dan hingga kini belum ditemukan.

Kemudian, dari 25 kejadian yang ditangani oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika didominasi oleh kecelakaan laut yakni sebanyak 19 kejadian. Lalu, ada 1 bencana serta 5 kondisi membahayakan manusia (KMM).

“Untuk kecelakaan pesawat puji Tuhan tahun ini tidak ada dan kita berharap tidak ada terus,” terang Charles, Rabu (20/11/2024).

Sedangkan, kata Charles kecelakaan dengan penanganan khusus sejauh ini tidak ada di Mimika. Hal ini dikarenakan peristiwa yang membutuhkan penanganan khusus biayanya hanya berada di kota-kota besar seperti Jakarta dengan jenis transportasi yang lebih maju seperti MRT dan LRT.

Sementara itu, dari 25 kejadian itu, jumlah korban yang selamat sebanyak 245 orang. Kemudian, jumlah korban meninggal dunia 9 orang dan jumlah korban yang hilang 12 orang.  Dengan jumlah tersebut, maka total korban yang ditangani oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika sebanyak 286 orang.

Charles mengatakan, kantor Pencarian dan Pertolongan Timika akan terus meningkatkan koordinasi antar instansi yang berpotensi SAR serta pemangku kepentingan. Pihaknya juga akan terus memperkuat kinerja potensi pencarian dan pertolongan dengan potensi SAR yang terkoordinasi dan berkelanjutan.

“Kita tingkatkan sinergitas dalam memberikan pelayanan SAR di wilayah Kabupaten Mimika,” katanya. “Kami menambahkan bahwa Basarnas atau Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika tidak mengenal wilayah administratif tapi berdasarkan tingkat kecelakaan,” pungkasnya. (mww/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

11 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

19 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

20 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

22 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

23 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

24 hours ago