

JAYAPURA– Aksi dua pria yang selama ini disebut kerap melakukan penipuan dengan cara menghipnotis korbannya terhenti. Ini setelah Tim Resmob Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua bersama Tim Opsnal Polsek Abepura berhasil membekuk keduanya, Senin (19/1). Penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda.
Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DI (38) dan A (28). Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi (LP) tertanggal 6 Januari 2026 yang dilayangkan oleh seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN), yang menjadi korban penipuan di depan Gereja GBGP Bethel Abepura.
AKP Gema Brajaksono, AKP Gema Brajaksono, menjelaskan bahwa penangkapan pertama dilakukan sekitar pukul 14.00 WIT. Petugas berhasil meringkus pelaku di eks Taman Mesran depan Kantor Pos Jayapura.
“Sekitar 30 menit kemudian, tim kembali mengamankan pelaku kedua berinisial A, setelah dilakukan pengembangan dari keterangan pelaku pertama,” ujar AKP Gema Brajaksono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/1).
Pelaku A diketahui bekerja sebagai salah satu karyawan toko di Kota Jayapura. Ia ditangkap di Jalan Kelapa II, Entrop, Distrik Jayapura Selatan. Dari hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Polisi mengungkapkan bahwa keduanya merupakan pelaku spesialis penipuan modus hipnotis yang telah lama beraksi di wilayah Jayapura.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…