Ia setuju jika kelompok sipil bersenjata dilakukan penegakan hukum, namun cara operasi yang mengakibatkan sipil meninggal dunia dan kejadiannya berulang merupakan cara operasi yang salah. Untuk itu, Komnas HAM meminta Panglima TNI segera mengevaluasi keberadaan Satgas Habema di atas tanah Papua. Jika operasi seperti ini terus dibiarkan, maka akan mengancam kedaulatan bangsa. ”Operasi seperti ini menimbulkan resistensi di tengah masyarakat Papua terhadap keberadaan TNI. Cara operasi seperti ini menandakan TNI merusak citra negara,” pungkasnya. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Tim gabungan Polres Mimika membekuk tersangka sebelum akhirnya diterbangkan kembali ke Timika untuk menjalani proses…
Pembangunan fisik Patung Yesus di Kampung Yowong, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom kini telah rampung…
Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan Otsus Papua merupakan instrumen penting dalam…
Menurut Yunus, proses penyediaan makanan untuk program MBG tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Mulai dari…
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang berkaitan dengan infeksi…
Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III melalui program Guskamla Peduli “Aku Cinta Laut” menggelar Bhakti…