Categories: BERITA UTAMA

Korban Berjatuhan, Presiden Jangan Sibuk Urus Negara Lain

Ia setuju jika kelompok sipil bersenjata dilakukan penegakan hukum, namun cara operasi yang mengakibatkan sipil meninggal dunia dan kejadiannya berulang merupakan cara operasi yang salah. Untuk itu, Komnas HAM meminta Panglima TNI segera mengevaluasi keberadaan Satgas Habema di atas tanah Papua. Jika operasi seperti ini terus dibiarkan, maka akan mengancam kedaulatan bangsa. ”Operasi seperti ini menimbulkan resistensi di tengah masyarakat Papua terhadap keberadaan TNI. Cara operasi seperti ini menandakan TNI merusak citra negara,” pungkasnya. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

DPRP Bahas LKPJ dan Perubahan Propemperda 2026DPRP Bahas LKPJ dan Perubahan Propemperda 2026

DPRP Bahas LKPJ dan Perubahan Propemperda 2026

DPR Papua menggelar rapat paripurna pembukaan penetapan rekomendasi DPR Papua terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)…

16 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

17 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

18 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

19 hours ago

Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak Konsumsi

Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pangan setempat terus memastikan hewan kurban yang akan dipotong pada…

20 hours ago

Abisai Rollo Minta Penyembelihan Hewan Kurban Ramah Lingkungan

Menurut Abisai, pelaksanaan kurban bukan hanya menjadi bentuk ibadah dan kepedulian sosial kepada masyarakat, tetapi…

20 hours ago