Ia setuju jika kelompok sipil bersenjata dilakukan penegakan hukum, namun cara operasi yang mengakibatkan sipil meninggal dunia dan kejadiannya berulang merupakan cara operasi yang salah. Untuk itu, Komnas HAM meminta Panglima TNI segera mengevaluasi keberadaan Satgas Habema di atas tanah Papua. Jika operasi seperti ini terus dibiarkan, maka akan mengancam kedaulatan bangsa. ”Operasi seperti ini menimbulkan resistensi di tengah masyarakat Papua terhadap keberadaan TNI. Cara operasi seperti ini menandakan TNI merusak citra negara,” pungkasnya. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…
Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.Berdasarkan…
Dalam patroli yang melibatkan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya…
Kementrian Dalam Negeri RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten bersama unsur…
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin mengatakan, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional…
Kepala Cabang PT SPIL Merauke Puji Harmoko, ketika ditemui media ini mengungkapkan pembongkoran kontainer yang…