“Dan itulah sepakbola, lengah sedikit kemudian terjadi gol,” ungkap Toni Ho kepada awak media usai laga.
Dia juga mengatakan bahwa kondisi fisik pemainnya yang belum begitu membaik membuat permainan mereka sempat menurun pada babak kedua. Sehingga celah tersebut dimanfaatkan oleh tim lawan untuk menekan balik dan berbuah gol balasan.
“Saya dari awal khawatir pemain akan rontok karena secara fisik belum fix. Untungnya pemain tidak ada yang cedera, tapi dampak dari fisik yang tidak siap kelihatan pemain tak bisa bermain 90 menit secara maksimal,” ujarnya.
Pelatih asal Makasaar itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter dan manajemen yang belum bisa menutup putaran pertama dengan kemenangan.
“Maaf kami belum bisa memberikan apa yang mereka harapkan. Tapi kami berjanji untuk ke depan akan lebih baik,” ucapnya.
Bahkan dia siap angkat kaki jika dirinya tak lagi dibutuhkan dalam tim. “Kapanpun manajemen tidak mau pake saya, saya siap pergi,” pungkasnya.
Kemudian palang pintu Persipura, Andri Ibo mengaku bahwa mereka sudah berjuang untuk memenangkan pertandingan. Hanya saja, mereka hanya mampu mengamankan satu poin.
“Itulah hasil, tentunya kami akan instropeksi diri untuk lebih baik pada putaran kedua. Saya mewakili pemain minta maaf kepada supoter yang datang memberikan dukungan kepada kami dan kami tetap bersyukur meski hasil imbang,” pungkasnya. (eri/wen)
Page: 1 2
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…