Jika situasi tak menentu akibat aksi demo maupun palang maka dikhawatirkan iklim investasi tidak akan tumbuh karena ada kekhawatiran. Karenanya menurut Yaung warga Kota Jayapura justru harus bangkit mendukung Pemda Kota Jayapura untuk tegas menolak aksi – aksi demo di Kota Jayapura yang sudah menggangu dan merugikan iklim usaha dan perputaran uang.
“Anda bisa lihat saat ini, terjadi kelesuhan ekonomi dan perputaran uang di masyarakat sangat terbatas dan berkurang drastis. PHK dimana-mana dan ini diakibatkan karena aktivitas – aktivitas ekonomi sudah tidak banyak diciptakan hingga berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat,” paparnya.
“Orang mulai takut berinvestasi bisnis atau usaha karena terganggu dan takut akibat aksi demo dan pemalangan. Tapi sekali lagi untuk menjelaskan semua ini memperlukan diksi yang tepat agar tidak lagi menimbulkan keributan atau protes,” sarannya.
Iapun mengakhiri pendapat dengan menyampaikan bahwa apabila Papua tanah injil maka seharusnya orang asli Papua mengerti dan paham bahwa harga diri dan martabatnya tidak ditentukan oleh apa kata orang lain, tetapi apa kata Firman Tuhan bagi dia. “Itu kalimat penutup dari saya,” tutupnya. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah menegaskan bahwa perubahan ini tidak hanya pemindahan kewenangan, tetapi juga mencakup peralihan pegawai,…
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Solidaritas Perempuan Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP)…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH menyatakan tersangka DM masuk dalam…
Rustan Saru mengatakan, berbagai tahapan seleksi telah dilalui, mulai dari uji kompetensi hingga proses administrasi…
Terduga pelaku sendiri saat kejadian tersebut diduga dalam pengaruh minuman keras. Kapolsek Merauke Kota melalui…
Hingga pukul 09.00 WIT, jumlah pegawai yang hadir baru mencapai sekitar 50 persen. Bahkan, pada…