

Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy Carter Rumbarar Kapisa saat menerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah 2025 di PPSDM Kemendikdasmen Jakarta, Senin (26/5). (foto: Ismail/Cenderawasih Pos)
JAYAPURA – Secara bertahap, pusat telah mencairkan dana Otonomi Khusus (Otsus) termin I untuk Pemerintah Provinsi Papua. Plt Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua, Jimmy Alberto Thesia menyampaikan, termin I yang dicairkan adalah dana tambahan infrastruktur (DTI).
“Yang baru dicairkan adalah DTI, pencairannya pada Kamis (12/6) lalu,” jelas Jimmy kepada Cenderawasih Pos, Kamis (19/6).
Sedangkan dana Otsus yang bersifat 1 persen dan 1,25 persen. Jimmy mengaku pihaknya sudah bersurat untuk dilakukan proses percepatan penyalurannya. Adapun dana Otsus setara 2.25 persen yang bersumber dari DAU Nasional yang terdiri dari 1 persen penerimaan umum dan 1.25 persen penerimaan khusus dan DTI sebesar 1 persen untuk membiayai pelayanan umum, pemberdayaan OAP dan pencapain prioritas daerah lainnya.
Sedangkan untuk 1,25 persen peruntukannya 30 persen minimal untuk pendidkan, 20 persen minimal kesehatan dan sisanya pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
“Sekarang kami tinggal menunggu dua OPD untuk divalidasi, jika semua itu sudah selesai maka kami bisa mengirimkan permohonan permintaan divalidasi untuk penyalurannya,” terangnya.
Jika dua OPD cepat dalam melakukan perbaikan kerangka acuan kerja, maka paling cepat hari ini dan paling lambat 30 Juni mendatang akan dicairkan.
“Dari sisi Bapperida secara perencanan semuanya sudah selesai, tinggal menunggu hasil validasi dari Menteri Keuangan untuk diproses,” ujarnya.
Setelah pencairan termin pertama, selanjutnya pihaknya menunggu pencairan termin kedua. Sebab sebelumnya sudah dipanjar. “Semoga pencairan termin kedua juga cepat diselesaikan, karena jauh hari kami sudah bergerak,” kata Jimmy.
Kata Jimmy, dalam setahun proses pencairan dana Otsus dilakukan selama tiga kali yaitu April, Juni dan Oktober. “Soal penyaluran dana Otsus ini, harus ada kerja sama seluruh OPD di lingkup Pemprov Papua,” pungkasnya. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…