Categories: BERITA UTAMA

Papua Tetap Utamakan Sinovac, Astrazeneca Untuk TNI-Polri

dr. Aaron Rumainum, M.Kes

JAYAPURA-Terkait dengan beberapa provinsi di Indonesia yang meragukan vaksinasi Astrazeneca, Dinas Kesehatan Provinsi Papua menyebutkan, untuk Papua, Astrazeneca hanya digunakan untuk anggota TNI-Polri, bukan untuk masyarakat umum.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum, M.Kes., menjelaskan, di Papua vaksin Covid-19 yang tersedia ada dua yaitu Sinovac dan Astrazeneca.

“Hanya saja kami lebih memprioritaskan Sinovac. Vaksin ini kami prioritaskan bagi  lansia, tenaga nakes, pelayan publik, dan masyarakat umum. Sementara untuk Aztrazeneca untuk anggota TNI-Polri,” jelasnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (20/5) kemarin.

Diakuinya, sampai saat ini Astrazeneca yang masuk di Papua tetap diperuntukan bagi anggota TNI-Polri. Di mana  sampai dengan target 8 Mei 2021 lalu, cakupan  Astrazeneca sebanyak 5.000 dosis dan ada penambahan sebayak 80 vial yang langsung diarahkan untuk TNI-Polri.

“Kami di Papua memang khusus memprioritaskan masyarakat menggunakan Sinovac. Sementara Astrazeneca diperuntukan bagi personel TNI-Polri. Namun jika ada kabupaten lainnya yang ingin menggunakan Astrazeneca terserah hanya saja risiko tanggung sendiri,” terangnya.

Pihaknya tidak mau mengambil risiko kehilangan kepercayaan masyarakat terhadap penyuntikan vaksinasi Covid-19 yang kini sudah mulai membangkitkan kepercayaan masyarakat di Papua dengan Sinovac.

“Kalau di Papua ada satu warga meninggal setelah disuntik vaksin Astrazeneca, tentunya akan berdampak buruk bagi kepercayaan masyarakat terhadap vaksin Covid di Papua. Jadi kami di Papua tetap menggunakan Sinovac sementara untuk Astrazeneca lebih kepada TNI-Polri,” tambahnya.(ana/nat)

newsportal

Recent Posts

Ada 4 Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim

​Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…

24 minutes ago

Angka Kemiskinan Naik 12,03 Persen, Bapperida Dorong Penguatan Data

- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…

53 minutes ago

Disorot DPRP, Gubernur Diminta Jelaskan Sisa Dana Cadangan

–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…

1 hour ago

Salah Gunakan Izin Tinggal, Dua Warga Cina Dideportasi

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…

2 hours ago

​Bukti Medis Diklaim Luka Tembak Peluru Karet

BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…

2 hours ago

Proyek Dinarasikan Seolah-olah Hanya Bawa Narasi Positif Tanpa Dampak Negatif

   Proyek pembangunan jalan yang difungsikan sebagai prasarana ketahanan pangan di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua…

3 hours ago