Categories: BERITA UTAMA

Pemalangan TPU  Miliki Pesan Politis?

Warga: Sudah Tak Ada BPJS, Sekarang Mati Juga Sulit

JAYAPURA – Hampir 1 bulan lamanya lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buper di Waena dipalang. Pemerintah Kota Jayapura tak bisa lagi memberi toleransi jika memang memiliki bukti surat kepemilikan mengingat setelah dipalang akhir Desember 2024 lalu ada puluhan jenasah yang akhirnya ditolak untuk dimakamkan.

Kondisi ini lantas dikomentasi Wakil ketua l DPRK Jayapura Max Karubaba. Ia meminta Polresta Jayapura Kota segera mengambil tindakan cepat. Ini karena pemalangan sangat merugikan warga Kota Jayapura.

“Kami berharap Polresta merespon ini dengan cepat  karena Pemerintah Kota sudah mengantongi sertifikat tentang hak milik dari pada lahan yang dijadikan TPU,” jelas Max kepada Cenderawasih Pos, seusai mengelar reses di belakang pasar Hamadi, Sabtu (18/1).

Ia menegaskan bahwa jika keluarga Kaigere yang merasa miliki hak ulayat atas lahan tersebut menganggap ada hak-hak yang belum diselesaikan maka sebaiknya mengajukan ke pengadilan agar mendapatkan keadilan.

Namun jika pemerintah justru bisa membuktikan terkait kepemilikan maka pemerintah juga memiliki hak untuk mengajukan gugatan balik karena perbuatan pemalangan sudah merugikan banyak orang termasuk pemerintah itu sendiri.

“Tapi jika ternyata pihak pemalang yang menang maka tugas pemerintah adalah menyelesaikan apa yang menjadi tuntutan. Tetapi pada prinsipnya palang ini dibuka dahulu,” tambahnya.  Max meminta pihak yang merasa memiliki hak atas lahan tersebut tidak hanya memikirkan diri sendiri tetapi juga harus memikirkan orang lain.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Orang Jadi Tersangka Kasus Video Asusila Seorang Influencer Jayapura

Ketiga tersangka masing-masing berinisial RS, AS, dan II. Mereka diduga memiliki peran berbeda dalam kasus…

14 hours ago

Satu Tersangka Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe Dibebaskan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean menjelaskan,…

15 hours ago

Dua Anggota Polres Diperiksa Terkait Penembakan Warga

Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari proses mediasi antara korban pencurian dan terduga pelaku kasus…

18 hours ago

Kritik Latihan Fisik Ala Militer, Natalius Pigai: Ini Bukan Mau Perang!

Menurut Pigai, substansi utama dari pembentukan aparatur atau pengurus koperasi bukanlah ketahanan fisik layaknya prajurit…

19 hours ago

Tak Bisa Dibaca oleh AI, Pernah Dimintai Pendapat Oleh HRD

Di lantai satu, meja-meja kayu tertata rapi. Di dinding-dinding ruangan terpampang tulisan penuh falsafah Jawa.…

20 hours ago

Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara dan Bayar Uang pengganti Rp 809 Miliar

Hakim Purwanto S. Abdullah menyatakan, Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana…

1 day ago