Categories: BERITA UTAMA

Polres Jayawijaya Tetapkan Dua Tersangka

Keluarga Bripda Diego Tak Percaya dengan Dua DPO yang Ditetapkan Jadi Tersangka

WAMENA-Polres Jayawijaya telah menetapkan dua tersangka dalam kasus pembunuhan Bripda Diego Rumaropen.

Terkait penetapan tersebut, kedua tersangka akan dipanggil dan apabila tidak hadir, maka Polres Jayawijaya akan menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres Jayawijaya, AKBP. Hesman S Napitupulu, SH., SIK., MH., menyatakan, untuk kasus Diego pihaknya telah membuat satu laporan polisi terkait tindak pidana pembunuhan dan telah berproses. Pihaknya telah memberikan Layanan Informasi Perkembangan Perkara (SP2HP) kepada keluarga korban bahwa tersangkanya sudah ada dua orang dan sementara sudah dibuatkan surat panggilan.

“Sudah ada dua orang yang dijadikan sebagai tersangka dalam kasus ini dan kita sudah buat surat panggilan. Untuk yang pertama sudah dilayangkan, seandainya tidak datang maka akan dilayangkan surat panggilan kedua dan kalau juga tidak datang maka kita keluarkan DPO,” ungkapnya saat ditemui di Polres Jayawijaya, Jumat (19/8) kemarin.

Kapolres Hesman Napitupulu menyatakan ada juga laporan yang dibuatkan oleh keluarga korban kepada saudara RM yang juga sementara dalam proses.

Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya kembali akan memeriksa saksi-saksi terkait permasalahan pembunuhan yang terjadi atas nama korban Bripda Diego Rumaropen.

“Kita juga akan meminta keterangan dari saksi kembali untuk proses laporan ini, sehingga semua akan tetap kami proses sesuai dengan aturan hukum,” jelasnya

Di tempat yang sama orang tua almarhum Diego, Piter Rumaropen mengakui pihaknya baru beberapa hari lalu membuat laporan Polisi. Sementara untuk penetapan dua tersangka tersebutm yang membuat laporan polisi itu mantan Danki Brimob Batalyon D Wamena, RM dimana pihaknya juga sudah diberitahu dua orang yang menjadi pelaku pembunuhan.

“Namun saya mau tanya, Polisi mengetahui dari mana jika dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah pelaku? Sedangkan saksi ada di situ namun tidak memberikan keterangan yang jelas, dan hanya menyatakan melihat dua orang lari. Itu juga ada yang menyatakan satu orang dan dua orang,” tegasnya.

Secara pribadi mantan pemain Persiwa Wamena ini menyatakan belum bisa percaya dengan penetapan dua tersangka ini. Karena yang jadi pertanyaan apakah mereka tahu, mereka yang melakukan pembunuhan.

Sementara terkait RM  mantan Danki Brimob Batalyon D Wamena, diakuinya sudah dilakukan sidang etik dan dijatuhi sanksi PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) tetapi yang bersangkutan banding.

“Batas banding itu sampai tanggal 24 Agustus besok dan karena menunggu hasil banding itu keluar, makanya kita buat laporan polisi supaya RM bisa diperiksa lagi. Ini bukan kita menuduh tetapi menduga karena RM yang mengajak Diego pergi dan tidak sesuai dengan SOP, tujuannya agar RM juga dipidanakan,” kata Piter.

Senada dengan itu, ibu almarhum Diego, Susan Merani menyatakan keluarga besar akan tetap mengusut kasus ini hingga tuntas. Bahkan secara pribadi menurutnya mantan komandan Diego harus bertanggung jawab.

“Soal penetapan tersangka, kemarin kami tanya di Polres dan ada dua nama yang diduga. Namun kalau tidak salah dua orang itu ada masuk dalam DPO sebelumnya, sehingga saya tidak percaya dan jangan mengalihkan kasus ini ke DPO yang sudah lama dicari. Karena itu agak rumit dan tidak akan mendapatkan mereka. Jadi RM dan saksi-saksi itu yang bertanggung jawab,” tutupnya.(jo/nat)

newsportal

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

10 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

11 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

12 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

14 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

15 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

16 hours ago