Sementara guru-guru lainnya akan ditempatkan di wilayah Kota Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo. “Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah distrik, tokoh adat, dan pemuda setempat sebelum kembali menempatkan guru di wilayah masing-masing. Tujuannya adalah untuk memastikan keselamatan tenaga pendidik,” tegasnya.
Menjelang tahun ajaran baru, pihak Yayasan Serafim juga telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Yahukimo untuk membahas kepastian penempatan dan jaminan keamanan para guru. “Kami berharap dalam waktu dekat pemerintah daerah dapat memastikan teknis penempatan guru dan jaminan keamanan bagi mereka,” ujarnya.
Ia pun berharap situasi keamanan di Yahukimo, khususnya di Distrik Anggruk dan sekitarnya, dapat segera pulih agar proses pendidikan bisa kembali berjalan normal. “Kami sangat berharap ada perhatian serius dari aparat keamanan agar para guru bisa kembali bertugas tanpa rasa takut. Pendidikan anak-anak di pedalaman Papua adalah prioritas kita bersama,” pungkasnya (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…
Pelarangan pemutaran film Pesta Babi di sejumlah daerah dan lingkungan kampus menuai kritik dari kalangan…
Timika dipilih menjadi tuan rumah, menggeser dominasi ibu kota provinsi berkat kelengkapan fasilitas publiknya. Ajang…
ndoafi Kampung Bambar, Distrik Waibu yang juga Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS), Orgenes Kaway…
Plt Kepala Dinas Kominfo Jayawijaya Imanuel Medlama, S.STP, M.Si menyatakan pemanfaatan hak tayang layanan Informasi…