

Salah satu kelompok warga berkumpul saat jeda konflik di Nduga Senin (17/6). Saat ini konflik kedua kelompok warga sedang ditangani aparat kepolisian. (foto:humas polda papua)
JAYAPURA – Polres Nduga kembali melakukan pengamanan bentrokan antar dua kelompok masyarakat di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua. Konflik antar warga ini terjadi Minggu (16/6) dan mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka – luka. Bukan kejadian baru melainkan rentetan konflik yang beberapa waktu lalu sempat pecah.
Dari laporan pihak kepolisian, kejadian bermula ketika personil piket jaga yang sedang melaksanakan Patroli melihat masyarakat dari kelompok Ikabus Gwijangge sedang berkumpul dan bersiap untuk melakukan penyerangan ke pada kelompok Tarni Wandikbo.
Piket yang melaksanakan patroli, berupaya untuk menahan masyarakat dari kelompok Ikabus Gwijangge. Hanya karena kalah jumlah, personel patrol akhirnya memilih untuk mundur sekaligus berkoordinasi dengan satuan.
Bentrokan tersebut sempat terjadi namun tidak berlangsung lama dan berhasil dihentikan oleh personil Kepolisian Polres Nduga yang dibackup Tim Satgas Tindak ODC yang dengan sigap mereka merespon cepat.
Tim dipimpin Kabag Ops Res Nduga AKP Misken Darius yang langsung menuju tempat kejadian. Tim Polres juga mendapatkan bantuan dari personil Satgas Nanggala dan Satgas Elang.
“Akibat dari bentrokan yang terjadi, terdapat korban luka-luka dari kedua kelompok masyarakat tersebut, namun tidak ada korban yang meninggal,” kata Kapolres Nduga, AKBP V.J Parapaga, Selasa (18/6).
Pasca bentrok, situasi kota kenyam kembali aman dan terkendali dan masyarakat dikatakan sudah bisa melakukan aktifitas seperti biasa.
Kapolres Nduga menambahkan bahwa beberapa peralatan seperti panah berhasil ia amankan dari kedua kelompok masyarakat tersebut.
“Oleh karena itu kami menyiagakan anggota untuk mengantisipasi kembali terjadinya bentrokan dari kedua kelompok masyarakat tersebut, dan tetap melakukan patroli untuk memantau situasi keadaan di sekitar wilayah kota Kenyam,” tambahnya.
Ia menceritakan dirinya bersama Dandim 1706/Nd Letkol Inf. Hulisda, dan Kasatgas Elang Kapten Inf. Roksi terus melakukan dengan kedua kelompok masyarakat yang terlibat bentrok dan menggelar rapat terbatas untuk penyelesaian bentrokan dari kedua kelompok masyarakat tersebut. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…