Dijelaskan dari penelusuran yang dilakukan, banjir tersebut dikarenakan terjadi penyempitan di sekitar SD Mopah dimana air tersebut keluar ke laut. ‘’Di situ kita lihat saluran air pembuangannnya sudah kecil sehingga air hanya banyak turun ini tidak bisa keluar sehingga terjadi banjir. Kita berharap salurannya dinormalisasi sehingga air bisa cepat surut,’’ katanya.
Kepala Bidang Rehabilitas Sosial Dinas Sosial Kabupaten Merauke Alimunddin Simanjuntak ditemui disela-sela penamnganan pengungsi tersebut mengatakan bahwa penanganan pengungsi ini dilakukan bersama dengan dengan BPND Kabupaten Merauke. ‘’Kita berikan untuk makan pagi, siang dan malam untuk 269 pengungsi saat ini,’’ jelasnya. Dikatakan, penanganan ini dilakukan sampai pengungsi tersebut bisa kembali ke rumah masing-masing.
Dari pantauan koran ini, warga yang mengungsi tersebut beralaskan dengan tarpal. Pagi itu juga mereka diberikan makanan untuk sarapan pagi dari Dinas Sosial Kabupaten Merauke. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…