Categories: BERITA UTAMA

Adanya Basis KKB, Penyaluran Dana Desa Jadi Perhatian

JAYAPURA – Daerah Pegunungan Papua mendapatkan perhatian khusus dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Provinsi Papua soal penyaluran dana desanya.

Kepala Kantor Wilayah DJPb Papua Burhani menyebut, banyak hal yang melatar belakanginya. Adanya basis Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB-red) di daerah tersebut dan dari sisi geografis.

“Untuk daerah daerah tertentu (pegunungan Papua-red) terutama di provinsi baru Papua Pegunungan supaya bisa diperketat pengawasan keluarnya uang dari rekening kas desa,” kata Burhani kepada Cenderawasih Pos, Kamis (18/8) kemarin.

Sambungnya, meskipun uang tersebut sudah menjadi uang mereka. Tetapi untuk menariknya harus ada persetujuan dari distriknya, sebagaimana di beberapa tempat di luar Papua sudah menerapkannya. Sehingga tidak dilepas begitu saja kepada aparat desanya atau aparat  kampungnya.

“Masih minimnya pengawasan penyalurana dana desa di setiap distrik atau kampung di Papua. Jika pengawsannya bagus, mestinya tidak terjadi seperti Kepala Kampung terlibat dalam jual beli amunisi dengan menggunakan dana desa,” terangnya.

Burhani berharap pimpinan daerah melalui OPD terkait dalam hal ini DPMK, Kepala Distrik bisa melakukan pengawasan melekat terhadap penggunaan dana desa. Mulai dari proses penarikan uangnya dari rekening kas desa sampai ke penggunaannya.

Selain itu, jangan dilepas begitu saja. Bisa dibentuk tim di tingkat desa dengan melibatkan tokoh-tokoh kampung, atau melibatkan tim lintas baik dari kampung maupun distrik. “Kami sudah rapat dengan teman teman sesama Kanwil dan kantor pusat terkait update dana desa. Pemerintah sudah merespon dengan melakukan revisi terhadap peraturan menteri keuangan terkait dana desa akan dieksten waktunya hingga akhir Agustus,” terangnya.

Burhani mengharapkan dalam waktu dekat peraturan Menterinya segera keluar, sehingga akhir Aagustus pihaknya masih membuka kesempatan bagi 19 Kampung di Kabupaten Nduga yang belum cair.

Sementara itu lanjut Burhani,  khusus yang sudah ada kasus, pihaknya juga sudah koordinasi dengan pusat untuk memperketat daerah daerah tertentu di Papua. Khususnya di daerah pegunungan mekanisme pencairan anggaran dana desa dari rekening khas desa ke pengelola desa.

“Kita usulkan khusus daerah Pegunungan Papua pencairan dana desa di rekening kas desa harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Kepala Distrik atau aparat di kecamatan  atau sampai ke kepala DPMKnya. Supaya bisa dikontrol penggunaannya dan tidak kecolongan lagi  dana desa digunakan untuk pembelian amunisi,” terangnya.

Burhani pun besyukur karena oknumnya sudah ketangkap yang diduga mencari keuntungan pribadi atas dana desa  yang seharusnya digunakan  untuk pemberdayaan masyarakat desa. “Kelihatannya yang diambil adalah untuk pemberdayaan masyarakat desanya, bukan untuk BLT desa,” kata Burhani.

Lanjutnya, soal pengawasan dana desa dalam bentuk pembangunan fisik menjadi wilayah di kementrian dalam negeri. Terutama di Pemda, APIP, Inspektorat Daerah. “Kita prihatin jika ada penyalahgunaan anggaran, sehingga kita mengusulkan diperketat pengambilan uang dana desa dari Bank, Jangan hanya pengelola dana desa di kampung  yang diberi kewenangan tanpa persetujuan dari Distriknya atau Kabupaten. Itulah yang mengakibatkan  mereka lebih leluasa menggunakan anggarannya karena tidak ada pengawasan dari atasan,” pungkasnya. (fia/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KKBPAPUA

Recent Posts

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

10 minutes ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

40 minutes ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

1 hour ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 hours ago

Gebyar Pajak 2026, Cara Pemprov Papua Dorong Warga Taat Bayar Pajak

  Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…

2 hours ago

Pimpinan OPD Wajib  Kawal Kehadiran ASN di Upacara HUT RI

  Menindaklanjuti arahan Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda)…

3 hours ago