Categories: BERITA UTAMA

Kapal BBM dan Kayu Terbakar di Mappi, Satu Orang Tewas

Empat Luka Bakar dan Empat ABK Lainnya Dinyatakan Hilang

MERAUKE – Musibah kebakaran menimpa sebuah kapal kayu bernama KM Purnama  dan sebuah LCT Cahaya Arrohim Milik Chaeruddin terbakar di Asgon, Distrik Assue, Kabupaten Mappi,  Kamis  (18/8) sekitar pukul 01.45 WIT.

Dua kapal yakni LCT Cahaya dan  kapal kayu Purnama saat terbakar di dermaga Pelabuhan Asgon, Distrik Assue, Kabupaten Mappi, Kamis (18/8) dinihari  kemarin.  (FOTO:Andi Suhidin for Cepos)

Akibat kebakaran ini, 1 orang meninggal dunia bernama Markus Tangke (35) yang merupakan awak dari kapal LCT Cahaya Arrohim. Sedangkan korban luka bakar sebanyak 4 orang masing-masing  Narli dan Fadli dari LCT Cahaya Arrohim. Sedangkan  Syahrul dan Callu dari kapal Kayu Purnama. Lalu, ABK yang masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian atas nama Juru Mudi Pardi, Herman yang merupakan Koki  dari LCT Cahaya. Kemudian Rama dan Kucok dari kapal kayu Purnama.

Kapolres Mappi, AKBP Damianus  Dedy Susanto, SIK, SH, MH, melalui Kasat Reskrim Iptu Andi Suhidin, SH, M.Si saat dihubungi koran ini melalui selulernya membenarkan musibah kebakaran yang menimpa Kapal LCT Cahaya Arrohim dan Kapal kayu Purnama.

Kronologi kejadiannya, kata Kasat Reskrim berawal saat kapal kayu milik Ucok sedang berlabuh di sebelah kapal Minyak LCT Cahaya Arrohim Milik Chaeruddin Dermaga Pelabuhan Asgon, Distrik Assue Mappi. Tiba-tiba  api muncul dari kapal kayu Purnama dan menyambar atau menyembur ke kapal LCT Cahaya Arrohim sehingga api semakin besar serta menimbulkan ledakan yang sangat besar dan membakar body kapal LCT.

Kapal LCT tersebut telah melakukan pembongkaran BBM jenis Pertamax, Biosolar, Dexilite dan minyak tanah. Namun karena belum ada surat jalan ke Merauke sehingga kapal minyak LCT masih sandar di dermaga Asgon. Kebakaran ini, selain menimbulkan korban meninggal dunia dan luka bakar serta hilang juga membuat kapal kayu tinggal puing-puing. Sementara kapal minyak LCT yang terbakar pada bagian belakang kapal dan bagian depan serta mengeluarkan ledakan yang sangat besar.

‘’Sudah berhasil dipadamkan dengan bantuan masyarakat setempat dengan menggunakan alat seadanya,’’ kata Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim menjelaskan bahwa  di atas LCT minyak berjumlah 12 orang dengan rincian Narli merupakan Capten mengalami luka bakar dan sementara di rawat,  Hawi (KKM) luka ringan,  Ayub (Cip), Markus Tangke (Seken) meninggal dunia,  Sutopo Ali (masinis 2),  Elbin (masinis 3),  Pardi (juru mudi belum ditemukan dan dalam pencarian, Pardi (juru mudi) belum ditemukan dan dalam pencarian, Rauf (juru mudi), Opiq (juru mudi), Bunga Ayub (oiler), Fadli (oiler) luka bakar dan sementara dirawat,  dan Herman (Hoki) belum di temukan sementara dalam pencarian.

   Sementara untuk kapal kayu  yang berjumlah 4 orang yakni  Syahrul mengalami luka bakar sementara di rawat, Callu mengalami luka bakar sementara di rawat, Rama sementara belum di temukan dan dalam pencarian dan Ucok sementara belum ditemukan dan dalam pencarian.

Kasat Reskrim menambahkan, untuk langkah awal, pihaknya mengarahkan Polsek Asgon untuk melakukan olah TKP,  melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengetahui  penyebab kebakaran serta melakukan lakukan langkah pencarian korban yang belum ditemukan dengan koordanasi dengan SAR, Koramil dan lain-lain.

‘’Ini karena TKP dengan Mapolres Mappi cukup jauh, sehingga kami mengarahkan Polsek Asgon untuk mengambil langkah-langkah  awal tersebut,’’ tandas Kasat Reskrim.

  Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal SH kepada wartawan mengatakan secara keseluruhan korban berjumlah 16 orang, baik dari kapal kayu (4 orang) dan Kapal LCT (12 orang).

Dikatakan, kejadian kebakaran dua unit kapal ini telah ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Mappi, dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan untuk korban yang belum ditemukan dalam pencarian oleh personel gabungan “Untuk korban hilang kami masih melakukan pencarian,” tutup Kamal. (ulo/ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

8 hours ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

9 hours ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

9 hours ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

10 hours ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

10 hours ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

11 hours ago