Categories: BERITA UTAMA

Sebaiknya TNI Fokus jaga Kedaulatan Negara Ketimbang isi Jabatan Pemerintahan

JAYAPURA – Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) manajemen aparatur sipil negara  yang turut membahas jabatan ASN bisa diisi prajurit TNI dan personel Polri menimbulkan polemik.

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey berharap pemerintahan tidak membalikkan perilaku TNI untuk menguasai birokrasi dalam jabatan tertentu dan strategis.

“Jika TNI kembali mengambil alih, dia bisa memulihkan ingatan penderitaan trauma masyarakat. Kita ingat bahwa Papua kerap terjadi kekerasan dan itu melibatkan anggota TNI,” ucap Frits kepada Cenderawasih Pos, Minggu (17/3) kemarin.

Komnas HAM ingatkan TNI untuk fokus pada pertahanan negara tanpa harus memasuki wilayah wilayah birokrasi yang secara birokratif membutuhkan penjenjangan, kepangkatan dan membutuhkan keahlian khusus sesuai dengan kompotensinya.

“Jangan kemudian itu dimasuki oleh TNI yang terkesan mengembalikan TNI keluar dari kandangnya untuk merebut jabatan jabatan strategis, ini bisa terkesan menjadi represif,” ujarnya.

Sebagai bentuk kecintaan kepada TNI, Frits mengiginkan sebaiknya TNI berkonsentrasi untuk menjaga pertahanan. Karena hari ini Indonesia dalam ancaman yang luar biasa, dimana geopolitik mulai bergeser ke Indonesia.

“Sebaiknya TNI berkonsentrasi untuk meningkatkan profesionalisme dan menjaga kedaulatan negara, sebab Indonesia hari ini menjadi incaran Blok Barat, Blok Cina dan lainnya,” kata Frits.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Banyak Daerah Tak Mampu Lagi Bayar Gaji PPPK

Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…

10 hours ago

Diduga Karena Persoalan Asmara

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…

11 hours ago

Pentingnya Investasi Pendidikan dalam Memajukan Papua

Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…

12 hours ago

Gas LPG 12 Kg Tembus Rp400 Ribu

Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…

13 hours ago

“Halo Pak Presiden, Ini Bagaimana Makanan MBG Ada Ulat”

Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…

14 hours ago

Dari Sampah Hingga Penyelundup yang Kucing Kucingan

Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…

15 hours ago