Categories: BERITA UTAMA

Wali Kota Pertegas Tutup Lokasi Tambang Ilegal

JAYAPURA-Ratusan warga turut menyaksikan proses evakuasi tersebut dari sekitar lokasi. Usai hampir seharian mengikuti proses pencarian, Walikota Abisai menegaskan bahwa setelah korban berhasil dievakuasi, Pemerintah Kota Jayapura bersama pihak kepolisian akan segera menutup lokasi tambang tersebut.

“Nanti kalau sudah ditemukan akan kita tutup dengan garis polisi,” ujar Abisai.

Ia juga meminta warga setempat untuk patuh terhadap larangan yang akan diberlakukan pemerintah dan aparat keamanan demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Saya minta para ondoafi atau kepala suku untuk melihat dengan baik persoalan seperti ini, agar tidak ada korban lagi, bukan saja di Polimak tetapi juga di daerah lainnya,” tegasnya.

Abisai menambahkan, pemerintah tidak melaracxng warga mencari nafkah, namun aspek keselamatan dan resiko harus menjadi perhatian utama.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tak Ada Keterlibatan Pemilik Kios Dalam Penjualan Ganja di Pasar Misi Wouma

Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH, menekankan dari hasil pemeriksaan yang…

4 minutes ago

Di Sentani Anak 15 Tahun Tewas Dipukuli Ibu Kandung

Polres Jayapura menetapkan EW (43), seorang ibu rumah tangga sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap…

34 minutes ago

Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Gedung Transistor Uncen Diteliti Tim Ahli

   Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Grace Linda Yoku, S.Pd.,…

1 hour ago

Laga Perdana Persipura Incar 3 Poin

Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat mengingat rivalitas kedua tim di Grup Timur. Selain itu, laga…

2 hours ago

Soroti Data dan Kebocoran PAD, Panja DPRK Sarankan Evaluasi OPD Kolektor

  Ketua Panja DPRK Kota Jayapura, Ismail Bepa, meminta Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo,…

2 hours ago

Aparat Didesak Segera Ungkap Para Pelaku

Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengecam aksi kekerasan tersebut. Ia menilai penembakan terhadap…

3 hours ago