Categories: BERITA UTAMA

Disinyalir Ada Upaya Gagalkan Pilkada

Massa, Aparat dan Wartawan Sama-sama Terluka

JAYAPURA – Aksi demo tolak transmigrasi yang digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Lingkaran Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura Jumat (15/11) berakhir ricuh. Massa dianggap menolak untuk ditertibkan sehingga muncul perlawanan. Alhasil dilakukan pembubaran paksa dan jatuh korban baik dari pihak KNPB maupun aparat keamanan.

Massa lebih dulu berkumpul di gapura Universitas Cenderawasih (Uncen) bawah. Sementara di kawasan Distrik Heram, massa KNPB berkumpul di Expo Waena, Perumnas I Waena, dan Perumnas III Waena. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor D. Mackbon menyampaikan bahwa pihaknya membubarkan aksi demo ini karena beberapa alasan. Pertama aksi ini tidak mendapat ijin dari pihak kepolisian dan kedua aksi yang dilakukan menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat dan mengganggu ekonomi warga.

Selain itu ada indikasi jika KNPB berencana mengganggu jalannya Pilkada di Papua dan itu dimulai dari Kota Jayapura. “Demo yang dilakukan KNPB ini memang sudah dari kemarin telah diimbaukan untuk tidak dilakukan tetapi tetap dilakukan,” jelas Victor Mambor kepada wartawan. Selain itu yang dilakukan KNPB telah mengarah ke arah hal yang tak diinginkan karena sebagian jalan Abepura -Waena untuk longmarch ke DPR Papua sehingga diambil tindakan tegas.

Pembubaran paksa ini mendapat perlawanan dari massa hingga salah satu anggota Polisi terluka. Diinformasikan bahwa satu personel bernama Iptu Taufik yang terluka di bagian mulut dan mata sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Bayangkara untuk dilakukan perawatan intensif. Korban menurut informasi sempat dikeroyok oleh massa.

“Kami sudah memberikan kebijakan untuk menyampaikan aspirasi di tempat saja tapi tidak direspon sehingga kami mengambil langkah untuk memundurkan massa aksi sesuai prosedur. Namun tindakan dari massa aksi malah membuat salah satu anggota kami harus jadi korban dan kini dalam perawatan medis di rumah sakit,” tegas Kapolresta.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Korupsi Aerosport Mimika Berujung Setoran Rp26,3 Miliar

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…

10 hours ago

Dishub Tolikara Buka Akses Penerbangan Bersubsidi, Empat Distrik Terlayani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…

17 hours ago

Ratusan ASN Pemkab Biak Numfor Diwajibkan Ikuti Ujian Profiling

Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…

18 hours ago

Massa Tolak MBG dan Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…

19 hours ago

74 BTS di Keerom Sudah Mengudara

Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…

20 hours ago

OPD Diminta Rampungkan RKPD dan RKA Tepat Waktu

Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

21 hours ago