

JAYAPURA-Sosok mayat benama Nobryan Vilfredo Werimon yang merupakan anggota TNI Kodim 1715/Yahukimo ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa didalam got, tepatnya dibawah jembatan, jalan masuk Perumahan Grand Talend Kotaraja, Distrik Abepura, Jumat (18/11).
Kapolsek Abepura, AKP Soeparmanto bahwa identitas korban baru diketahui saat di rumah sakit Bahayangkata TK II Jayapura.
“Waktu, kita temukan di TKP, masih misterius karena identitasnya tidak diketahui, tetapi setelah di cek sampai RS Bhayangkara, didalam dompetnya itu tersimpan KTP sama KTA,” ujar Soeparmanto.
Soeparmanto mengatakan, jenazah yang ditemukan tersebut merupakan anggota TNI AD dari satuan Kodim 1715/Yahukimo, Koramil 1715-01/Oksibil.
“Dia anggota TNI AD Aktif, di Kodim 1715/Yahukimo, Koramil 1715-01/Oksibil,” Kata Soeparmanto.
Menurut Soeparmanto pasca informasi penemuan mayat tersebut bereda luas dimasyarakat melalui media sosial. Pihak keluarga dari alm Nobryan Vilfredo Werimon langsing mendatangi rumah sakit Bhayangkara.
“Tadi keluarganya ke RS Bhayangkara, karena selama ini keluarga dari Nobryan Vilfredo Werimon telah membuat laporan kehilangan di Pomdam XVII/Cendrawasih bahwa almarhum tidak ada kabar atau menghilang selama 2 hari,”Beber Soeparmanto.
Setelah mengetahui itu lanjut Soeparmanto, pihak keluarga menangis histeris, karena kaget melihat almarhum dalam keadan tak bernyawa bahkan sudah membusuk.
Untuk penyebab kematian korban kata Seoparmanto belum dapat diketahui.
“Masih dalam proses penyidikan, penyebab kematiannya apa nanti akan diketahui setelah hasil visum,” ujarnya.
Sementara itu Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI J.O. Sembiring menyampaikan bahwa benar adanya penemuan jenazah yang merupakan salah satu anggota aktif TNI AD, yang ditemukan di bawah jembatan jalan masuk Perumahan Kotaraja Grand, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Jum’at pukul 09.00 WIT.
“Bahwa jenazah yang ditemukan tersebut merupakan anggota TNI AD dari satuan Kodim 1715/Yahukimo, Koramil 1715-01/Oksibil. Korem 172/PWY atas nama NVW (20),”Ungkapnya.
“Bahwa saat ini sedang dilakukan pendalaman terkait meninggalnya personel TNI AD tersebut,”Pungkasnya.(rel/gin)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…