Tidak hanya itu, pelaku DM juga minta korban untuk ikut bersamanya ke rumahnya di Kampung Yoka. Alasannya agar Korban mengetahui sosok pelaku.
Sambil tarik motor korban pelaku ini mengatakan “Kamu (Korban) harus ke rumah saya supaya kamu tau saya itu siapa?,” terang Kapolsek menirukan perkataan pelaku.
Ketika itu, korban bersikukuh tidak mengikuti permintaan pelaku, sehingga korban menahan motornya yang hendak dibawa pelaku ke rumahnya di Kampung Yoka
“Saat keduanya tarik menarik motor milik korban, pelaku TM melintas di TKP, karena melihat itu, pelaku TM kemudian turun dari motornya dan langsung menendang tulang rusuk korban, sehingga korban melarikan diri ke arah jembatan di belakang Expo Waena,” ungkap Kapolsek.
Tidak berselang lama, usai ketiganya bercekcok, massa sekitar 50 orang dengan menggunakan sepeda motor dari Kampung Yoka tiba di pangkalan ojek, dan langsung melakukan pengrusakan pangkalan ojek dan motor milik korban.
“Mendengar informasi itu, anggota kami dari Polsek Heram datangi TKP, kemudian langsung menenangkan masa, sementara korban langsung mengamankan dirinya ke Polsek Heram, tapi karena rutan Polsek Heram sedang penuh, sehingga korban kami amankan di Rutan Polresta Kota,” ujar Kapolsek. (*)
Page: 1 2
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM kembali mengingatkan masyarakat supaya waspada terhadap bahaya bahan…
Namun, dari total 64 klub peserta yang tersebar di 16 grup, baru tiga tim yang…
Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom tak menampik soal pentingnya membangun karakter anak usia dini yang…
Langkah ini diambil guna memastikan anggaran daerah berdampak langsung pada industri domestik dan menekan ketergantungan…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan mendorong agar pembahasan perubahan anggaran pendapatan dan belanja…
Menurut dia, total siswa yang mendaftar secara online sebanyak 95 orang yang terdiri dari Kabupaten…