

Lukas didampingi kuasa hukumnya sedang menjalani penanganan medis di RSPAD, Minggu (8/10) lalu. (Foto :Kuasa Hukum)
JAYAPURA – Tim kuasa hukum Lukas Enembe menyebut kliennya dijemput paksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (18/10) sore.
Atas penjemputan tersebut, tim penasihat hukum Lukas Enembe dan keluarga mantan Gubernur Papua dua periode itu sangat menyesalkan tindakan Jaksa KPK yang menjemput Lukas Enembe dari RSPAD.
“Lukas dibawa paksa dalam keadaan sakit parah, tak berdaya, dengan kedua tangan bengkak dan sangat kesulitan untuk berjalan. Ditambah dengan penyakit permanen yang dideritanya sejak lama seperti ginjal kronis dan stroke empat kali,” ucap kuasa hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona
dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Rabu (18/10).
Menurut Pattyona, keluhan kedua tangan kliennya yang membengkak sudah disampaikan ke tim jaksa sejak Senin (16/10/2023) lalu.
“Sebelumnya Senin, keluarga sudah menginformasikan kedua tangan bengkak karena perawat tidak profesional dalam melakukan proses infus. Hal ini yang menyebabkan kedua punggung tangan dan lengan Pak Lukas membengkak hingga membuatnya kesulitan untuk mengangkat kedua tangan,” tandasnya.
Sekedar diketahui, mantan Gubernur Papua Lukas Enembe dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta usai terjatuh di kamar mandi Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saat sedang buang air, Jumat (6/10/2023) pagi.
Petrus menyampaikan, jatuhnya kliennya menyebabkan ada benturan di kepalanya, yang menimbulkan pendarahan di rongga kepala sebelah kiri. (*)
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…