

Ketua DPRP Denny H. Bonai (kiri) bersama Ditjen Pemeriksa Keuangan Negara VI BPK RI, Laode Nursaidi (kanan) bersama Pimpinan DPRP, dan Forkopimda saat memasuki ruang Rapat Paripurna DPRP, Senin (16/6). (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-DPR Papua akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menindaklanjuti laporan hasil pemeriksaan BPK RI terhadap Laporan Keuangan Daerah Papua Tahun anggaran 2024.
Adapun hasil pemeriksaan BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Papua Tahun Anggaran 2024 serta evaluasi atas rencana aksi yang telah diimplementasikan, BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Meski demikian BPK RI mencatat sebanyak 188 temuan dan 374 rekomendasi yang dituangkan dalam 15 LHP, yang merupakan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan, kinerja, dan tujuan tertentu pada pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Papua sepanjang tahun 2024.
Tak hanya itu, BPK Perwakilan Papua juga telah memeriksa 96 laporan pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran dana bantuan keuangan partai politik yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2024.
“Kami akan membentuk Pansus, tapi sebelum itu kami melalui komisi-komisi akan melakukan reses, melihat hasil temuan BPK ke OPD-OPD, setelah itu baru bentuk pansus, untuk menindaklanjuti laporan tersebut,” ujar Ketua DPR Papua Denny H. Bonai usai Rapat Paripurna Penyerahan LHP BPK RI atas LKP Daerah Provinsi Papua Tahun Anggaran 2024 di Gedung DPRP, Senin (16/6).
DPRP akan memaksimalkan waktu untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Sebagaimana di dalam aturan hasil tindak lanjut akan diserahkan ke BPK RI dalam kurun wakti 60 hari.
Namun Denny pastikan DPRP akan menindaklanjuti laporan tersebut dalam kurun waktu yang singkat. “Kita rencananya tidak sampai 60 hari, kita tindaklanjuti rekomendasi atas LHP ini,” ujarnya.
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…