

Irjen Pol Mathius Fakhiri (foto:gamel/cepos)
JAYAPURA – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri mengungkapkan bahwa pihaknya tengah memetakan potensi konflik yang berpeluang terjadi saat Pilkada maupun pasca Pilkada nanti. Ia melihat bahwa ada banyak hal yang bisa saja menjadi pemicu keributan atau konflik dan diyakini eskalasi atau tingkat konfliknya akan lebih tingi ketimbang Pilpres maupun Pileg kemarin.
“Ini memang agak menyita perhatian dan semua sedang kami petakan sebab masing – masing daerah atau provinsi penanganannya tentu berbeda,” beber Kapolda di Holtekamp , Senin (15/4).
Ia melihat eskalasi bisa lebih meningkat karena masing – masing akan memberikan dukungan dan bisa saja antar satu keluarga atau satu organisasi memiliki pilihan yang berbeda. Nah ketika ini diketahui maka jika tidak bisa menerima kelebihan dan kekurangan maka bisa saja akan terjadi keributan.
Kapolda malah melihat bahwa beda pilihan ini bisa juga terjadi hingga ke tingkat keluarga dimana pilihan orang tua bisa saja berbeda dengan pilihan anak atau pilihan suami berbeda dengan pilihan istri. Kondisinya mirip Pilpres namun karena Pilkada mengontrol isu lokal maka potensi emosionalnya bisa lebih tinggi.
Page: 1 2
Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…