Categories: BERITA UTAMA

Diamkan Kasus Korupsi PON,  Kejati Papua Dinilai Gertak Sambal

Menurut Anthon, kasus korupsi di Papua selalu berjalan di tempat lantaran  lebih banyak pejabat yang terlibat dijadikan sebagai ATM berjalan. “Jangan kerap menjadikan pejabat yang tersangkut korupsi sebagai ATM berjalan dan menyelesaikan kasus di bawah meja, jika terbukti harus diproses,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, nominal angka dari kasus PON XX Papua 2021, yang akan ditangani sekitar Rp 6 T hingga Rp 8 T dengan melibatkan tokoh tokoh penting di Papua.

Menurut Anthon, ini adalah kasus korupsi paling besar yang terjadi di Papua. Tetapi jika kita membaca nilai kerugian negara yang mencapai 6 T hingga 8 T. Artinya, Kejaksaan Tinggi belum memiliki data yang valid. “Jangan sampai sebatas melempar isu ini ke publik namun kemudian penanganannya berjalan ditempat,” kata Anthon.

Anthon menyebut banyak kasus korupsi di Papua yang berjalan di tempat. Kalau pun muncul ke publik, itu hanya hitungan jari yakni 1 atau 2 kasus yang bisa naik ke pengadilan.

Bahkan, ia sendiri tak yakin kasus dugaan korupsi dengan nilai Rp 6 T hingga 8 T yang disebutkan Kejaksaan Tinggi Papua pada Desember 2023 bisa berjalan sebagaimana mestinya, atau bisa ditindak lanjuti dengan menetapkan para tersangka.  “Saya harap Kejati Papua konsisten dengan apa yang disampaikan ke media, bahwa mereka  menetapkan para tersangka terkait dugaan korupsi dana PON,” desaknya.

Selain itu, Anthon juga berharap, dalam penetapan tersangka. Kejaksaan tidak tebang pilih, harus berdasarkan bukti yang cukup untuk menentukan seseorang jadi tersangka. “Jangan sampai menjadi boomerang bagi Kejati dalam hal menentukan tersangka,” pungkasnya. (fia)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kehadiran Kodim 1707/Merauke Bentuk Komitmen Bangun BerkebangsaanKehadiran Kodim 1707/Merauke Bentuk Komitmen Bangun Berkebangsaan

Kehadiran Kodim 1707/Merauke Bentuk Komitmen Bangun Berkebangsaan

‘’Ada komitmen bersama untuk membangun bangsa dan negara. Dan juga kehadiran kodim 1707 Merauke tentu…

10 hours ago

Akhirnya Kampung Karya Bumi Punya TPU Sendiri

Kepala Kampung Karya Bumi, Muryani, menjelaskan bahwa lahan pemakaman umum tersebut dibeli dari pemilik tanah…

11 hours ago

Lampaui Target, Tahun ini Bulog Merauke Ditargetkan Pengadaan 27.000 Ton

Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu ditemui media ini mengungkapkan, di tahun 2025 lalu, pihaknya…

11 hours ago

Propam Polres Jayawijaya Gelar Gaktiplin

Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasie Propam Aiptu Frans Risamau hari ini dilakukan Gaktiplin bagi setiap…

12 hours ago

Pertemuan Presiden Prabowo dengan Raja Charles III

“Bapak Presiden bertemu dengan Raja Charles ke-3. Kemudian intinya adalah ada kerja sama dan komitmen…

12 hours ago

Pemkab Jayawijaya Bakal Dorong Aturan LMA Jadi Perda

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan masalah saling serang diantara masyarakat yang dipicu dari…

13 hours ago