Categories: BERITA UTAMA

Diamkan Kasus Korupsi PON,  Kejati Papua Dinilai Gertak Sambal

Direktur Papua Anticorruption Investigation: Hanya Panas panas Tai Ayam

JAYAPURA – Direktur Papua Anticorruption Investigation, mempertanyakan komitmen Kejaksaan Tinggi Papua untuk mengungkap para pejabat yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi dana PON XX tahun 2021.

Hal ini tak terlepas dari penyampaian Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Witono, yang menyebut bahwa pihaknya sudah memeriksa 30 lebih saksi dari kasus korupsi dana PON XX Papua tahun 2021.

“Pasalnya, pada Desember jelang Natal tahun 2023 lalu. Kepala Kejaksaan Tinggi Papua mengatakan pada Januari tahun 2024, akan menyampaikan siapa pelakunya. Namun hingga kini kejaksaan belum juga bersuara terkait dengan dugaan kasus korupsi dana PON itu,” ucap Direktur Papua Anticorruption Investigation, Anthon Raharusun, kepada Cenderawasih Pos, Jumat (15/3)

“Rupanya hanya panas panas tai ayam, sebatas gertakan belaka tanpa tindak lanjut dalam proses penegakan hukum dan secara perlahan kasus ini hilang dalam peredaran,” sambungnya.

Sehingga itu kata Anthon, publik harus mengawal kasus ini. Karena bagian dari tanggung jawab Kejaksaan Tinggi selaku institusi penegak hukum untuk menindak dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus PON.

“Jika sebatas diblowup di media namun tidak ditindak lanjuti dengan suatu penindakan, saya pikir publik akan mempertanyakan keseriusan maupun komitmen dari Kejaksaan Tinggi Papua selaku institusi penegak hukum,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

KM. Bintang Laut Tenggelam di Laut Arafura, Satu Tewas, Enam Hilang

Sebanyak 13 anak buah kapal ditemukan di laut dan selamatkan oleh kapal nelayan yang melintas…

12 hours ago

Tiga Anggota TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan NKRI

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

13 hours ago

Tuntut Ganti Rugi, TK Negeri Pembina Merauke Dipalang Pemilik Hak Ulayat

Lusia Leftumun mengungkapkan, pemalangan ini merupakan yang kedua kalinya. Di tahun 2025 saat sekolah mau…

14 hours ago

Dewan Adat Papua Wilayah Hubula Imbau Jaga Kedamaian Bersama

Ketua Dewan Adat Wilayah Hubula Enggelbert Sorabut menyebutkan jika wilayah Adat Daerah Hubula atau Hubulama…

16 hours ago

Temui Puluhan Pencaker: “Saya Datang untuk Memperbaiki, Bukan Menyalahkan”

Massa yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, hingga pemuda tersebut datang menuntut keadilan. Beberapa menuntut kejelasan…

17 hours ago

Menuju Smart City, Diskominfo Kab. Jayawijaya Mulai Bentuk Command Center

Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayawijaya Imanuel Herman Medlama.S.STP menyatakan untuk mendukung Jayawijaya sebagai Smart…

18 hours ago