Categories: BERITA UTAMA

Kerja Dua Badan yang Dibentuk Presiden Dipertanyakan

JAYAPURA– Niatan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di Tanah Papua dengan membentuk badan atau lembaga percepatan pembangunan nampaknya belum menjawab. Meski diawaki sejumlah tokoh yang dianggap menguasai berbagai persoalan Papua namun nyatanya dua lembaga tersebut seperti belum berbuat apa-apa.

Kesannya hanya rapat dan koordinasi. Terkait ini Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai dua lembaga yang dibentuk presiden untuk percepatan pembangunan di Papua belum mampu meredam konflik yang terus terjadi di tanah Papua.

Kekerasan bersenjata hingga jatuhnya korban jiwa disebut masih berlangsung, bahkan pengungsian warga masih terjadi di sejumlah wilayah. Terbaru, insiden penembakan yang menewaskan Kapten Pilot Egon Irawan dan Kopilot Baskoro di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Rabu (11/2).

Adapun dua lembaga yang dimaksud yakni Badan Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) yang dibentuk pada era Presiden Joko Widodo tahun 2022, serta Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua yang dibentuk melalui SK Presiden pada Oktober 2025.

Kepala Sekretariat Komnas HAM RI di Papua, Frits Ramandey menyebut hingga kini publik belum mendapatkan gambaran jelas terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi), program prioritas, maupun hasil kerja dari dua lembaga tersebut.

“Kita belum tahu sosialisasinya seperti apa, apa yang dikerjakan, dan apa capaian konkretnya. Publik di Papua juga mempertanyakan keberadaan dua lembaga ini,” ujarnya, Sabtu (14/2).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kemendikdasmen Buka Kuota Guru CPNS Tahun 2027

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…

7 hours ago

Papua Utara Akan Genapi Tujuh Wilayah Adat

Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…

8 hours ago

Muller Korban Kedua Persipura?

Jika betul tak masuk skema Persipura maka bisa dibilang Muller adalah orang kedua yang didepak…

9 hours ago

Dari Beban Belanja Perlu Diperhatikan hingga Seberapa Dekat Papua dengan Masa Depan Pasifik

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard, mengatakan evaluasi terhadap kinerja kepala…

10 hours ago

Kejati Papua akan Periksa Mantan Sekwan

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran perjalanan dinas yang selama periode tersebut mencapai Rp44,23…

11 hours ago

Karhutla di Papsel Ganggu Penerbangan di Mimika

Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Timika dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi,…

17 hours ago