Categories: BERITA UTAMA

Prioritaskan Pelantikan 11 Anggota DPRP Jalur Pengangkatan

JAYAPURA-Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long, menegaskan bahwa secara regulasi proses seleksi anggota DPR Papua jalur pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) sudah tidak bermasalah. Karena itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Papua segera memprioritaskan proses pelantikan 11 anggota DPRP hasil seleksi tersebut.

“Kami harap eksekutif dapat menyampaikan kepada legislatif untuk memberi perhatian serius terhadap pelantikan 11 kursi pengangkatan ini. Dari sisi regulasi sudah clear. Kalau pun ada pihak yang merasa dirugikan, silakan tempuh mekanisme sesuai aturan,” ujar Tan di Jayapura, Jumat (12/9).

Menurutnya, keberadaan anggota DPRP dari kursi pengangkatan sangat penting dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama terkait implementasi UU Otsus di Papua

“Dengan adanya 11 anggota DPRP pengangkatan ini, konektivitas antara DPRP dengan masyarakat akan semakin terjalin dengan baik,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Tan, keberadaan mereka juga krusial untuk memperjuangkan pembangunan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta menyuarakan persoalan lain yang berkaitan dengan Otsus.

“Artinya, kalau mereka sudah ada di DPRP, segala aspirasi masyarakat terkait Otsus dapat lebih mudah diteruskan kepada pemerintah, baik di daerah maupun pusat,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah calon anggota DPRP jalur pengangkatan mendatangi kantor DPRP meminta kejelasan soal jadwal pelantikan mereka. Menurut Jeklin Kafiar, anggota DPRP jalur pengangkatan dari Dapeng Supiori, proses seleksi sudah selesai dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) sejak 31 Juli 2025.

“Namun sampai sekarang pelantikan belum juga dilakukan. Kami harap DPRP segera menjadwalkan rapat paripurna pelantikan agar kami bisa melaksanakan tugas sesuai mandat undang-undang,” ujarnya, Senin (8/9).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gencarkan Pemetaan JABI, Masyarakat Diminta Tidak Lepasliarkan Ikan Asing

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…

13 hours ago

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

17 hours ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

18 hours ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

19 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

20 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

21 hours ago