Categories: BERITA UTAMA

Kerusuhan Reda, Dogiyai Dijaga Ketat

Bangunan yang Dibakar Mayoritas Toko Milik Pendatang

JAKARTA – Keamanan di Dogiyai, Papua Tengah, pasca kerusuhan Kamis dan Jumat (13-14/7) lalu berangsur pulih. Meski demikian, pengamanan tetap diperketat. Sebab, Dogiyai adalah zona merah yang rawan karena merupakan basis Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Langkah dialog tengah dilakukan untuk mencegah kerusuhan kembali terulang.

Kerusuhan di Dogiyai bukan kali ini saja terjadi. Pada November 2022 juga terjadi kerusuhan yang dipicu tertabraknya balita. Dalam kerusuhan itu juga terjadi pembakaran bangunan. Satu korban meninggal ditemukan terkubur di dekat rumahnya yang telah hangus terbakar.

Kabidhumas Polda Papua Kombespol Ignatius Benny Ady Prabowo menyatakan, di daerah Dogiyai memang berkali-kali terjadi tindakan anarkistis yang melibatkan massa. Penyebabnya macam-macam.

”Kejadian kerusuhan kemarin ini diawali dengan pemalakan,” paparnya.

Dia menerangkan, sebelum kerusuhan meletus, terjadi pemalakan dengan menghadang kendaraan yang sedang melaju. Pemalakan itu lantas didengar aparat. Upaya pembubaran pun dilakukan. Namun, pelaku malah melawan. Mereka justru berupaya merebut senjata milik petugas. ”Tentu petugas harus menjaga senjatanya dan membela diri,” tuturnya.

Merebut senjata memang kebiasaan yang dilakukan kelompok separatis teroris (KST).

”Ini yang perlu dipahami semuanya. Kalau mereka bersenjata itu lantas bisa menjadi KST,” ujarnya.

Dia mengakui, petugas memang menembak para pelaku yang ingin merebut senjata. Namun, aksi tegas itu diawali dengan tembakan peringatan. Karena warning itu diabaikan, petugas lantas menembak pelaku.

Menurut dia, kondisi tidak terelakkan itu dijadikan alasan untuk melakukan kerusuhan dengan penjarahan dan pembakaran.

”Yang menjadi sasaran adalah warga pendatang,” ujarnya.

Toko milik warga pendatang di pasar dan rumah dibakar kelompok tersebut.

Namun, menurut dia, saat ini kondisi telah berangsur-angsur pulih. Keamanan telah kondusif. Brimob yang dikerahkan telah membantu upaya pemulihan keamanan.

”Selain itu, kami berupaya dialog dengan tokoh masyarakat dan agama,” terangnya.

Pengamanan juga diperketat. Dia berharap masyarakat tidak tersulut dengan berbagai provokasi.

”Semua diharapkan menahan diri dan menyerahkannya ke aparat,” paparnya.

Sebelumnya, kerusuhan itu mengakibatkan dua anggota kepolisian dan seorang personel TNI terluka akibat panah. Kerusuhan terjadi di beberapa titik, salah satunya di Bandara Moanemani.

Petugas yang berupaya mengevakuasi anggota yang terluka dengan helikopter dihujani panah dan batu. Berdasar pendataan sementara, 69 bangunan dibakar. (idr/c19/oni)

newsportal

Recent Posts

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

15 minutes ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

1 hour ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

2 hours ago

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…

3 hours ago

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

4 hours ago

Tahan Rasa Nyeri di Tulang Belakang, Demi Pulang Bawa Uang Untuk Keluarga

  Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…

5 hours ago