Categories: BERITA UTAMA

Skema Pembentukan ASN Untuk Provinsi Baru Disiapkan

JAYAPURA-Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua sementara menyiapkan skema kebutuhan tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pembentukan provinsi baru di Papua. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua Marthen Kogoya mengatakan, hal ini dilakukan guna mengantisipasi jika Daerah Otonom Baru (DOB) ditetapkan. Terlebih kemarin diadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Provinsi Papua di Jayapura.

Sebagaimana dalam Rakerda tersebut, Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH.,  menyampaikan pandangan tentang pembentukan DOB di Papua. Dimana Gubernur Enembe  berpandangan bahwa untuk alasan percepatan dan pemerataan pembangunan, idealnya wilayah Papua dikembangkan menjadi tujuh provinsi dengan berbasiskan adat atau budaya, yang dilakukan melalui suatu perencanaan yang matang dengan memperhatikan dengan sungguh-sungguh kesatuan sosial budaya, kesiapan sumberdaya manusia, kemampuan ekonomi, dan perkembangan pada masa yang akan datang

Marthen mengaku, selaku provinsi induk diundang oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) membahas hal kebutuhan ASN untuk mengisi posisi OPD di provinsi baru yang baru akan direncanakan.

“Idealnya dalam kebutuhan ASN untuk provinsi baru minimal 5 ribu hingga 10 ribu tenaga untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang nantinya memberikan pelayanan dasar. Namun angka tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan pegawai negeri yang ada di provinsi maupun di kabupaten,” kata Marthen.

Lanjut Marten menjelaskan bahwa sesuai aturan, SKPD yang memberikan pelayanan dasar, setelah itu barulah SKPD teknis lainnya secara bertahap sesuai pangkat dan golongan.

Namun yang pasti kata Marthen, menduduki eselon dua, tiga dan empat nantinya akan sesuai golongan dan pangkat. Pihaknya juga akan melakukan pemetaan Orang Asli Papua (OAP) serta non OAP.

“Hal ini dilakukan harus jauh sebelum ditetapkan, sehingga begitu disahkan kami tidak terburu-buru. Dalam pemetaan tersebut membutuhkan waktu, sehingga semua harus disiapkan secara matang dan baik,” pungkasnya. (fia/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUAASN

Recent Posts

Persipura Punya Pelatih Baru

Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…

1 day ago

Ada yang Salah Dalam Penetapan Tersangka Jampidsus

Menurut Anthon, penetapan tersangka yang dilakukan setelah penggeledahan dan kemudian dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara…

2 days ago

Putra Misionaris Korban Pembunuhan Minta Hentikan Kekerasan

Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…

2 days ago

Ada Batu Bogor yang Harus Bunyikan Klakson

Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…

2 days ago

Dokter Spesialis Anak Jelaskan Penyebab Paru-paru Basah

Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…

2 days ago

Ratusan Ular Kobra Lepas saat Banjir , Warga Digigit hingga Dilaporkan Tewas

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…

2 days ago