

Brigjen TNI J.O. Sembiring selaku Dankolaksops TNI Operasi Pencarian Pilot Susi Air, ketika jumpa pers dengan Awak Media di Lapangan Pancasila, Rindam XVII/Cenderawasih Sabtu (15/4) kemarin. (FOTO: Korem 172/PWY For Cepos)
JAYAPURA-Sebanyak 900 Pasukan Satgas Pamtas dari Kewilayahan Yonif 721/MKS dan Yonif R 200/BN tiba di wilayah Kolakops 172/PWY, Sentani Kabupaten Jayapura, Sabtu (15/4) kemarin.
Pergantian pasukan tersebut ditandai dengan upacara penerimaan yang di Lapangan Pancasila, Rindam XVII/Cenderawasih. Apel dipimpin langsung oleh Brigjen TNI J.O. Sembiring selaku Dankolaksops TNI Operasi Pencarian Pilot Susi Air.
Brigjen TNI J.O. Sembiring menyampaikan, operasi penyelamatan Pilot Susi Air, tidak dilakukan penambahan pasukan. Namun hanya mengganti pasukan yang lama. “Perlu digaris bawahi kita, dalam operasi penyelamatan Pilot Susi Air, tidak menambah pasukan tapi mengganti pasukan,” tegasnya.
Pasukan baru akan ditempatkan di wilayah Papua pegunungan. Dengan tersebar di beberapa pos yang ada di wilayah tersebut. “Mereka nanti melakukan kegiatan teritorial, maupun kegiatan taktis tempur lainnya,” jelas J O. Sembiring.
Pasukan tersebut juga jelas Danrem akan ditugaskan untuk menutup dan mencegah kelompok yang berupaya menghambat kegiatan aparat dalam operasi penyelamatan Pilot Susi Air. “Secara pasti mereka nantinya akan ditempat di Lani Jaya, Yalimo Mamteng, dan Mamberamo Raya,” jelasnya.
Ia pun mengatakan kegiatan di Kabupaten Nduga saat ini masih terus berlanjut. “Situasi saat ini di wilayah Nduga terjamin kondusif, mohon doanya masyarakat agar operasi penyelamatan Susi Air ini berjalan lancar,” pungkasnya. (rel/wen)
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Merauke Marwiah Ali…
Marthen mengatakan, aset Penjara Boven Digoel telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya. Namun hingga…
Langkah strategis ini diambil sebagai respons langsung atas temuan dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)…
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menyiapkan pengembangan cetak sawah baru seluas 1.000 hektar…
Ancaman tenggelamnya daratan Kampung Nubuai bukan sekadar kekhawatiran tanpa alasan. Berdasarkan penuturan perwakilan Tokoh Pemuda…