

Oscar Oswald O. Wambrauw, Raktor Uncen. (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Uncen, telah mengumumkan hasil Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Jalur Seleksi Mandiri Bersama (JMSB), tahun ajaran 2024/2025, pada Rabu (10/7) kemarin.
Rektor Uncen, Oscar Oswald O. Wambrauw, mengatakan jumlah peneriman JMSB melengkapi jumlah keseluruhan PMB yang ditargetkan sesuai daya tampung Uncen. Adapun daya tampung Uncen tahun akademik 2024 sebanyak 5.190 mahasiswa.
Dari jumlah yang ada terbagi kedalam dua katogori penerimaan yakni jalur Nasional dan Lokal. Untuk jalur nasional penerimaanya terbagi dua jalur, yakni jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Untuk SNBP jumlah yang diterima sebanyak 563 peserta kemudian SNBT sebanyak 580 Peserta. Sementara jalur lokal juga dibuka dua kategori penerimaan. Pertama melalui Seleksi Lokal Siswa Berprestasi (SLSB) dan JMSB. Untuk SLBS jumlah yang diterima sebanyak 1.074, dan JMSB sebanyak 2.973 peserta. Jadi total keseluruhan PMB Uncen tahun akademik ini sebanyak 5.190 peserta.
“Jika ditambahkan dengan S2 dan S3 maka jumlah yang kita daftrarkan di PDDIKTI tahun ini sekitar 6000-an lebih,” ujar Oscar, Jumat (12/7).
Oscar menegaskan PMB Uncen untuk jalur mandiri, sangat mendominasi OAP. Sebagaimana yang telah ditentukan yakni 80 persen OAP dan 20 persen non OAP. Dan penerimaan jalur mandiri tahun ini sangat didomimasi OAP. “Dua kategori jalur mandiri ini paling banyak itu OAP,” jelasnya.
Page: 1 2
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…