

Salah seorang dari lima terduga KKB yang diamankan di Sinak, Kabupaten Puncak saat dievakuasi ke Timika, Kabupaten Mimika, kemarin (14/7). (FOTO: Istimewa)
JAYAPURA-Aparat TNI dilaporkan mengamankan lima orang terduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menerangkan, lima orang yang diduga bagian dari KKB sebelumnya diamankan olah TNI yang kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian, Rabu (14/7).
“Kelima orang tersebut sudah kita data dan kita cek di data Kepolisian. Dari semua pelaku kejahatan yang ada di laporan kepolisian (LP), kelimanya tidak terlibat dalam kasus apapun,” ungkap Kapolda Mathius Fakhiri kepada wartawan, Kamis (15/7)
Kendati demikian lanjut Kapolda, pihaknya tidak akan berhenti di situ. Menurutnya masih ada LP lainnya yang akan didalami terkait dengan kelima orang yang sudah diamankan tersebut.
“Dengan ditangani Polda Papua bisa dilihat keterlibatan mereka dalam kasus apa saja. Misalnya dugaan keterlibatan mereka dengan penyerangan Polsek, kasus di jalan antara Sinak dan Puncak atau mungkin mereka terlibat dengan KKB Militer atau Lekagak yang ada di Ilaga,” bebernya.
Kapolda mengaku telah memerintahkan tim dari Direktorat Reskrim Umum Polda Papua untuk melihat semua data yang ada, mulai dari tahun 2012 hingga tahun 2021. Sebab kelima orang tersebut tidak ada dalam DPO yang dikeluarkan oleh Polda Papua atau Polres jajaran.
“Mereka ditangkap anggota di Sinak yang diduga ada orang yang melintas diberhentikan, mereka dicurigai lalu diamankan. Kelimanya saya minta untuk dibawa ke Polda Papua agar kita bisa melihat apakah mereka ada keterkaitannya dengan kasus lainnya sedang kami dalami,” terangnya.
Lanjut Kapolda, saat diamankan tidak ada barang bukti yang diamankan. Kelimanya sebatas dicurigai saja. “Kami perlu mendalami kelima orang ini, apakah terlibat dalam kejadian LP yang terjadi di Sinak dan beberapa daerah lainnya sejak tahun 2014,” pungkasnya. (fia/nat)
Pengawasan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Energi dan…
Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…
Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…
Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…
Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…
Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…