Categories: BERITA UTAMA

Dua Anggota KKB Puron Wenda Serahkan Diri

Kapolsek Tiom, Ipda Isakh D Opokah (paling kiri) didampingi salah seorang anggotanya (paling kanan) memperlihatkan pistol jenis revolver yang diserahkan dua anggota KKB pimpinan Puron Wenda yang menyerahkan diri ke Mapolsek Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Selasa (13/4). ( FOTO: Kapolsek Tiom for Cepos)

JAYAPURA-Saat Kabupaten Puncak memanas dengan aksi penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen, sepekan terakhir, di Distrik Tiom Kabupaten Lanny Jaya, dua anggota KKB pimpinan Puron Wenda menyerahkan diri ke Polsek Tiom.

Dua anggota simpatisan KKB tersebut bernama Yandowa Tanuni dan Panius Tabuni. Mereka menyerahkan diri ke Polsek Tiom beserta satu pucuk senjata jenis revolver, Selasa (13/4) lalu.

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyampaikan, dua anggota KKB yang menyerahkan diri tersebut tidak terlepas dari peran Kapolsek Tiom, Ipda Isakh D Opokah yang bisa memainkan perannya. Kapolsek Tiom menurut Fakhiri, menjalin komunikasi baik dengan salah satu pelaku kejahatan yang selama ini bergabung dengan KKB.

“Dengan pendekatan yang baik sehingga mereka menyerahkan diri. Karena dia menyerahkan diri, kami dari pihak kepolisian akan melihat perbuatan pidana apa yang pernah dilakukan yang bersangkutan,” jelas Kapolda Mathius Fakhiri kepada wartawan, Kamis (15/4).

Lanjut Kapolda, jika yang bersangkutan mau kembali ke masyarakat dengan syarat senjata  dikembalikan, maka semacam ada pengampunan diberikan jika mereka mengajak teman-temannya yang lain untuk kembali ke masyarakat.

“Ajak teman yang lain untuk kembali ke NKRI. Mari bermasyarakat, tidak perlu lagi melakukan hal-hal yang melanggar perbuatan kriminal,” ucap Kapolda.

Menurut Mathius Fakhiri, kondisi di Kabupaten Lany Jaya saat ini  semakin membaik. Sehingga jangan lagi ada pihak-pihak yang membuat langkah-langkah yang membuat mereka kecewa melakukan hal-hal yang sebagaiman mereka lakukan dulu.

“Mereka ini bukan siapa-siapa, karena kalau kelompok yang kita takuti adalah dari Puron Wenda maupun Ende Wanimbo. Namun kelompok ini sudah kita tangkap dan sedang menjalani putusan pengadilan,” bebernya. 

Jadi kemungkin kecil lanjut Kapolda, mereka hanyalah pengikut. Sebab pimpinanya yang suka jalan sudah ditangkap sejak tahun 2014-2015. Dengan penangkapan tersebut, situasi ada di Lanny Jaya kondusif hingga saat ini.

Secara terpisah, Kapolsek Tiom Ipda Isakh D Opokah mengatakan, dua orang yang menyerahkan diri tersebut tidak terlepas dari penggalangan yang dilakukan sekian lama terhadap simpatisan KKB yang ada di Lanny Jaya.

“Mereka berdua menyerahkan diri  ke Polsek Tiom sembari menyerahkan senjata, setelah kami melakukan pendekatan keagamaan,” ucap Kapolsek Isakh Opokah saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Kamis (15/4).

Adapun penggalangan dilakukan untuk penjabaran dari 16 presisi program prioritas Kapolri yang salah satunya adalah  melakukan  pemeliharaan Kamtibmas. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Wanita Korban Penembakan OPM Akhirnya Ditemukan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…

9 hours ago

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

11 hours ago

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

13 hours ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

19 hours ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

21 hours ago

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 days ago