Categories: BERITA UTAMA

Waspada, Nama Gubernur Dicatut Untuk Bantuan Perumahan

JAYAPURA– Adanya bantuan perumahan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Papua ternyata dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mencari keuntungan. Tak tanggung-tanggung, nama gubernur dibawa – bawa untuk memuluskan rencana tersebut. Yang beredar saat ini adalah selebaran yang dengan kop surat logo pemprov dan salah satu organisasi pengusaha Papua.

Terkait ini Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Papua, Natirmalus D. Renyaan, menegaskan bahwa program bantuan rumah dari pemerintah tidak melalui perantara. Selebaran yang beredar dikhawatirkan berpotensi melahiran praktek penipuan.

“Bantuan rumah dari pemerintah merupakan ranah dinas PU dan perumahan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Prosesnya dilakukan secara resmi tanpa perantaraan pihak luar,” kata Natirmalus kepada wartawan, Jumat (13/3). Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa sumber jelas, terutama yang disebarkan melalui media sosial atau grup percakapan.

Menurutnya, apabila ada pihak yang mengatasnamakan pemerintah atau dinas dan menawarkan bantuan rumah dengan meminta sejumlah uang, maka hal tersebut patut dicurigai sebagai upaya penipuan. “Jangan mudah percaya jika ada yang meminta mahar atau biaya pengurusan. Kami tidak bertanggung jawab apabila masyarakat menjadi korban penipuan,” tegasnya.

Natirmalus menjelaskan, program bantuan perumahan dari pemerintah memiliki mekanisme yang jelas dan harus melalui proses verifikasi oleh instansi resmi. Pelaksanaannya dilakukan pemerintah pusat melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Papua setelah proses verifikasi calon penerima selesai.

Karena itu, masyarakat diminta mengonfirmasi langsung ke dinas terkait apabila menerima informasi mengenai program bantuan perumahan. “Kami mengimbau masyarakat memastikan kebenaran informasi tersebut ke dinas terkait agar tidak tertipu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemkot Dorong Pemulihan Kehidupan dan Ekonomi Korban Kebakaran

   Menurut Mathius, salah satu kebutuhan yang cukup mendesak bagi warga saat ini adalah bahan…

36 minutes ago

Posko Ditutup, Seluruh Bantuan Pengungsi Dok V Disalurkan

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…

2 hours ago

Protes Pembongkaran Lapak, Pedagang Ajukan Tuntutan ke Pemkot

   Penertiban yang dijalankan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop)…

3 hours ago

Pemerintah Diminta Lebih Serius Tangani Banjir

Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…

4 hours ago

Banyak Karhutla tapi Belum Ada yang Diproses Hukum

Kondisi tersebut ditemukan saat dirinya melakukan kunjungan ke Distrik Jagebob dan melihat langsung lokasi yang…

5 hours ago

Komnas HAM Didesak Investigasi Tewasnya Leonardus Konorop

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik…

6 hours ago